Rabu, 19 Juni 2024
Selular.ID -

Jadi Tambang Uang, Pengiriman Perangkat AR dan VR, Diprediksi Meroket Dalam 4 Tahun ke Depan

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Seiring dengan meningkatnya kebutuhan penggguna, pengiriman perangkat augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) diperkirakan melonjak lebih hingga enam kali lipat di seluruh dunia selama empat tahun ke depan. Dari 14,3 juta pada tahun ini menjadi 87,7 juta unit pada 2026.

Seperti dilansir dari lama Insider Intelligence (26/8/2022), sebagian besar pengiriman akan berupa headset virtual reality (VR) dan kacamata pintar augmented reality (AR), perangkat mandiri yang menghadirkan pengalaman tanpa bantuan komputer, konsol game, atau smartphone.

Pertumbuhan akan meningkat seiring perangkat menjadi lebih kecil, lebih murah, dan lebih terintegrasi dengan game.

Platform sosial akan terus menjadi pendorong utama adopsi, dengan beberapa investasi besar-besaran di perangkat keras dan perangkat lunak.

Tengok saja langkah ekspansif Meta. Induk usaha Facebook itu, menghabiskan $ 10 miliar ke dalam metaverse tahun lalu. Anngaran jumbo itu dikeluarkan untuk semuanya, mulai dari headset yang lebih canggih hingga platform pengembangan.

Jika Meta berupaya menjadi perusahaan teknologi terdepan dalam pengembangan AR dan VR, China menjadi negara yang ambisius dalam memproduksi perangkat masa depan itu.

Beijing telah merilis rencana aksi pertamanya yang didedikasikan untuk realitas virtual pada hari Selasa, dengan tujuan industrinya mengirimkan lebih dari 25 juta perangkat dengan nilai melebihi 350 miliar yuan ($ 48,20 miliar) pada tahun 2026.

Rencana strategis itu, diterbitkan oleh lima kementerian di Beijing, dipimpin oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, dan mengkategorikan realitas virtual sebagai industri utama untuk ekonomi digital di bawah rencana lima tahun ke-14 negara itu.

Baca Juga :Super PeDe, Sony Akan Produksi 2 Juta Unit Headset VR2 untuk PlayStation

Makalah ini mencakup augmented reality dan realitas campuran dalam definisi realitas virtual. Rencana aksi pertama ini mencerminkan ambisi Beijing untuk memimpin dunia dalam teknologi virtual dan menetapkan tujuan yang terperinci.

Namun rencana itu tidak menentukan apakah target 25 juta perangkat mengacu pada pengiriman tahunan atau akumulatif antara sekarang dan 2026.

Pada paruh pertama tahun ini, China mengirimkan lebih dari setengah juta perangkat VR dan AR, kata perusahaan riset IDC.

Rencana tersebut juga mencakup target untuk meningkatkan nilai total industri menjadi lebih dari 350 miliar yuan, yang menurut kementerian mencakup penjualan perangkat keras dan perangkat lunak.

Otoritas setempat menambahkan bahwa China perlu memelihara 100 perusahaan inti dan membentuk 10 platform layanan publik untuk industri pada tahun 2026.

Akademi Informasi dan Komunikasi China, sebuah lembaga pemikir yang didukung negara, menerbitkan sebuah laporan pada hari Selasa yang mengatakan bahwa motivasi China untuk rencana aksi tersebut harus dilihat dalam konteks pemerintah AS dan Korea Selatan yang telah mengidentifikasi realitas virtual sebagai industri yang penting.

Ambisi itu juga mengacu pada langkah raksasa teknologi global termasuk Meta, Microsoft, Apple, Google, dan Tencent, sebagai perusahaan yang dengan cepat mengejar peluang realitas virtual sebagai tambang uang masa depan.

Baca Juga :Google dan Disney Hadirkan The Mandaloria Ke Augmented Reality

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU