Counterpoint: Ponsel 5G di Indonesia Tumbuh 25%, Penjualan Online Sumbang 22%

Target ZTE masuk pasar samrtphone Indonesia.
Target ZTE masuk pasar samrtphone Indonesia.

Selular.ID – Dengan kondisi ekonomi makro yang belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan, pengiriman smartphone di Indonesia turun 21% YoY di Q3 2022, menurut catatan Monthly Indonesia Smartphone Channel Share Tracker dari Counterpoint.

Permintaan smartphone yang tinggi pada Q3 2021 tahun lalu usai pencabutan PPKM COVID-19 menghasilkan peningkatan pengiriman, yang membuat kuartal ini terlihat lebih buruk.

OPPO berhasil mendapatkan kembali posisi teratas pada Q3 2022 didorong oleh keluarga model A16, seri A57 dan seri Reno.

Pemasaran dan model agresif yang tersebar di berbagai rentang harga juga berkontribusi pada kinerja yang bagus.

OEM besar memotong pengiriman mereka karena persediaan menumpuk.

Oppo berkuasa di semua segmen harga

Di kisaran harga Rp2,3 juta-Rp3,8 juta ($150-$249), dominasi Samsung melemah, sehingga menempatkan Vivo dan Oppo sebagai OEM utama dengan pangsa gabungan sebesar 51%.

Segmentasi harga kurang dari Rp2,3 juta (<$150) dipimpin oleh Oppo dan Vivo dengan pangsa 34%.

Infinix semakin meningkatkan kehadirannya di segmen ini dengan memperkenalkan seri Hot 12.

Counterpoint Q3-2022 Indonesia
Sumber: Counterpoint Monthly Indonesia Channel Share Tracker, Q3 2022

Ponsel cerdas dengan harga Rp7,8 juta ($500) kemungkinan tidak akan terpengaruh oleh perlambatan ekonomi makro karena kapasitas kelompok konsumen ini tergolong mampu.

Oleh karena itu, OEM telah meningkatkan opsi untuk kisaran harga ini.

OPPO dengan seri Reno-nya pernah memegang mahkota di segmen Rp7,8 juta-Rp10,8 juta ($500-$699).

Pada Q3 2022, Samsung dan OPPO memimpin segmen dengan pangsa 63%.

Baca Juga: Oppo Kembali Rajai Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q3-2022

Mengomentari dinamika kisaran harga, Analis Senior Febriman Abdillah mengatakan, “Segmen harga $500-$699 dapat menjadi pasar yang menarik mengingat pertumbuhannya yang tinggi di masa ekonomi yang bergejolak.”

Menurut catatan Counterpoint, di Indonesia, OEM menawarkan spesifikasi seperti RAM 8-12GB, 256 ROM, kapasitas baterai 4000-6000mAh, dan kemampuan 5G.

“Spesifikasi dalam permintaan ini dapat membantu dalam penargetan konsumen yang lebih baik,” papar Abdillah.

Kemudian Abdillah menekankan, mode Portrait Expert OPPO Reno 8 mengklaim peningkatan dalam teknologi fotografi.

Serta seri GT Neo dari realme telah hadir dengan pembeda “kecepatan” yang meningkatkan permainan smartphone.

Samsung Galaxy A73 5G juga disebut Abdillah, salah satu ponsel kelas menengah teratas.

Baca Juga: Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q2-2022, Oppo Berjaya di Pasar yang Menurun

Penjualan online smartphone tumbuh 8% YoY di Q3 2022 untuk mencapai 22% dari keseluruhan pengiriman.

Ketersediaan produk adalah salah satu pendorong utama yang memotivasi konsumen untuk mengunjungi platform online.

Selain promosi harga, cashback, gratis ongkos kirim dan bonus poin dari penyedia e-finance, kesempatan untuk mendapatkan produk terbaru melalui skema pre-order menjadi daya tarik lain dari channel online.

Di antara pemain e-commerce, Shopee mempertahankan posisi teratas diikuti oleh Akulaku, Lazada, Tokopedia dan Blibli.

Baca Juga: Tanggapan Realme Setelah Turun dari Top 5 Pangsa Pasar Smartphone Q-2 2022

Selain pasar, OEM telah meningkatkan penjualan online mereka sendiri, seperti Xiaomi, OPPO, realme, dan toko online Samsung.

Toko belanja virtual seperti Samsung Experience Store bisa menjadi lompatan dalam penerapan teknologi dalam menghubungkan produk dengan konsumen.

Di sini, ponsel siap 5G dapat memberikan pengalaman virtual yang lebih baik.

Baca Juga: Top 5 India, IDC: Samsung Terjungkal

Pangsa smartphone 5G mencapai 25% pada Q3 2022, sedikit lebih lambat dari negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara.

Pengiriman smartphone 5G tumbuh 42% YoY.

Pertumbuhan ini sebagian besar berasal dari band harga Rp3,8 juta-Rp5,4 juta ($250-$349) karena sebagian besar smartphone di rentang harga yang lebih tinggi sudah siap 5G.

Di kisaran $250-$349, Samsung dan Vivo memimpin pertumbuhan 5G dengan seri Galaxy A33, seri M33, dan Vivo Y75.

Prediksi Kuartal 4 2022

Memasuki Q4 2022, Couterpoint berharap pemulihan ekonomi makro dapat menggerakkan pasar smartphone.

Abdillah mengatakan, “Ada optimisme untuk kemungkinan peningkatan permintaan untuk smartphone anggaran dan kelas menengah selama musim belanja.”

“Kita mungkin melihat peningkatan lebih lanjut dalam spesifikasi di sini untuk model-model baru,” ujarnya.

Hal ini, menurut Abdillah, dapat memicu permintaan melalui peningkatan ponsel cerdas, terutama ketika ada juga kemungkinan permintaan yang terpendam di Q4.

“Tantangannya adalah bagaimana menarik konsumen secara efektif, Abdillah mengingatkan.

“Konsumen akan memiliki banyak pilihan brand dan model dan akan lebih sadar akan fitur apa yang mereka butuhkan,” terangnya.

Baca Juga: Top 5 Indonesia Q1-2022, IDC Sebut Pasar Smartphone Anjlok

Meskipun pasar smartphone menurun dalam dua kuartal terakhir, ada pergerakan pasar yang signifikan menuju platform online.

Ekosistem smartphone semakin baik dalam hal penyediaan teknologi produk terkini dan relevan.