Tanggapan Realme Setelah Turun dari Top 5 Pangsa Pasar Smartphone Q-2 2022

realme

Selular.ID – Baru saja terungkap data dari firma riset, Canalys, yang menunjukan bahwa posisi realme turun dari posisi 5 pangsa pasar smartphone Q-2 2022.

Ini jadi sebuah laporan menarik, karena sebelumnya hanya brand smartphone tertentu yang masuk ke 5 besar.

Sedangkan di Q-2 2022, terlihat bahwa posisi realme telah direbut oleh brand lain, yang mengharuskan realme rela turun peringkat.

Perlu diketahui, posisi realme di 5 besar telah direbut oleh brand smartphone terbaru yaitu Infinix dan Tecno (Transsion Holdings).

Baca Juga: TikTok Menduduki Puncak Dalam Penggunaan di Q2 tahun 2022

Transsion (Infinix dan Tecno) berhasil meraih posisi kelima dan memiliki pangsa pasar 13 persen (1,1 juta unit).

Canalys mengungkap besarnya penjualan di Indonesia, dikarenakan momen Ramadan dan Idul Fitri, yang kebanyakan Masyarakat di Indonesia membeli smartphone dengan THR.

Terkait menurunnya posisi realme dari Top 5 pangsa pasar Indonesia, Krisva Angnieszca, Public Relations Manager realme Indonesia, memberikan sedikit klarifikasi.

Baca Juga: Besok, Realme Pad Mini, Watch 3, dan Narzo 50i Prime Tersedia Eksklusif di JD.ID

Menurutnya penjualan smartphone masih berdampak pada COVID-19, dan ia menilai pertumbuhan realme meningkat dengan terbukti ada 15 juta Pengguna.

“Ini fenomena cukup umum apalagi keadaan ekonomi sekarang masih berdampak COVID-19. Pertumbuhan realme sudah cukup pesat di Indonesia yang terbukti dengan jumlah pengguna 15 juta.” Tegas Krisva.

Dengan hal tersebut, realme masih optimis untuk membuat strategi untuk kembali di 5 besar pangsa pasar Indonesia, berdasarkan penjualan produk 1+5+T.

Baca Juga: Realme Pad Mini: Tablet Tipis dengan Baterai Besar Harga Rp2jutaan

“Realme selalu optimis terus mengembangkan strategi realme untuk menjadi top 5 Brand Smartphone di Indonesia di mana berdasarkan SAP harga penjualan untuk smartphone seri mid-range terus meningkat seiring dengan strategi utama smartphone realme yang berfokus di mid-range dan flagship.” Tambahnya.

Selain Penjualan, realme juga sedang fokus pada layanan purna jual yang terbukti bahwa sudah ada sekitar 40 lebih service senter di seluruh Indonesia.

“Hingga saat ini total Service Center realme berjumlah 49 yang tersebar di seluruh Indonesia. Service Center realme juga menyediakan layanan antar jemput atau ‘Call me service’ jika konsumen memiliki perangkat realme yang rusak untuk mempermudah proses perbaikan.”Papar Krisva.