Senin, 20 Mei 2024
Selular.ID -

Tips Selamatkan Data Finansial dari Ancaman Phising

BACA JUGA

Selular.ID – Berikut cara mengamankan data keuangan atau finansial dari ancaman phising atau pencurian data.

Pasalnya, masyarakat Indonesia kini sudah sangat nyaman menggunakan sejumlah platform finansial teknologi atau fintech.

Bahkan Bank Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia membuat teknologi Quick Response Code atau QR Standard Indonesia (QRIS).

Tujuannya tentu saja untuk memudahkan transaksi keuangan serta mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai di Indonesia.

TONTON JUGA:

Sejak periode Februari 2022, pengguna sistem QR ini telah mencapai hampir 16 juta orang dan Bank Indonesia menargetkan akan mencapai 26 juta hingga akhir tahun ini.

Namun, segala kemudahan yang masyarakat dapat dari digitalisasi keuangan tersebut masih ada risiko siber, salah satunya  adalah phishing.

Baca juga: Telkom Berikan Tips Supaya Pengusaha dan Startup Kuat Hadapi Krisis Finansial Global

Melansir data Kapesky ada 356,786 phishing terkait keuangan (finansial) terdeteksi dan telah pihak berwenang blokir selama paruh pertama tahun ini.

Dari jumlah itu, total 166,857 insiden menargetkan sistem pembayaran.

Statistik tersebut berasal dari data anonim berdasarkan pemicu komponen deterministik dalam sistem Anti-Phishing Kaspersky di komputer para pengguna.

Komponen mendeteksi semua halaman dengan konten phishing yang coba pengguna buka dengan mengikuti tautan dalam pesan email atau di web, selama tautan ke halaman ini ada di basis data Kaspersky.

Lalu bagaimana cara mengantisipasi tindakan phising di sektor keuangan atau finansial?

Cara terhindar dari phising

Baca juga: Bersaing dengan Pemain Fintech, Bank Mandiri Ungkap Strategi Tetap Bertumbuh

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU