Kolektor NFT BAYC Dicuri Hacker, Lalu Dijual dengan Harga Murah

nft bayc

Selular.ID – Telah terjadi pencurian NFT senilai dengan cara peretasan. Menyebabkan Kolektor dari BAYC harus kehilangan koleksinya senilai 4,7 milliar.

Pria yang diketahi bernama Galanis adalah CEO platform video, Cameo, baru saja melaporkan pada akhir pelan lalu ID Apple-nya diretas. Faktor kehilangan NFT-nya.

Termasuk investasinya pada NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) yang dia beli seharga hampir $320.000 (Rp.4,7 milliar) .

Baca Juga: Oppo Indonesia Jadi Official Smartphone PUBG Mobile Championship

Pria tersebut mentweet tentang pencurian Ape #9012 pada hari Sabtu, namun ada bot yang melaporkan NFT tersebut sudah dijual kembali.

Galanis awalnya membeli gambar kera dari Bored Yatch seharga 100 Ethereum, sekitar $319.500 (Rp4,7 Milliar) untuk jadi investasinya.

Namun pencuri  melakukan penjualan dengan harga yang anjlok, karena akun  bot tersebut menjualnya diharga $130.000 (Rp1,9 Milliar).

Baca Juga: Persija Jakarta Bekerjasama Dengan Platform NFT Bolafy

Bos dari Cameo ini mentweet bahwa dia juga kehilangan beberapa aset crypto lainnya, termasuk token Otherside yang berdekatan dengan BAYC.

Ada sekitar 9.000 token cryptocurrency ApeCoin, saat ini bernilai sekitar $66.000. Namun OpenSea langsung bekukan NFT tersebut.

Beberapa pengguna Twitter menyarankan agar dia menyimpan salinan frase awal pada dasarnya kunci keamanan yang dapat digunakan mengakses ke dompet kripto.

Layanan yang menggunakan cadangan iCloud, memberikan akses peretas setelah akunnya disusupi.

Baca Juga: Penjualan Merosot, OpenSea Telah Mendesain Ulang Toko NFT Lebih Fresh

Tak hanya Galanis, sebelumnya ada Aktor Seth Green memiliki kera dari Bored Yatch, telah diretas dari dompet crypto-nya, lalu membelinya kembali dengan harga sekitar $300.000.

Lebih mengerikan lagi, seorang peretas mencuri lebih dari 1 juta dollar token dengan temuan jalan tengan dari akun resmi Instagram BAYC dan phishing pemilik NFT.

Sebenarnya mudah untuk melacak aktivitas  transaksi, tetapi tidak mungkin untuk kembalikan tanpa mengatur transfer dengan pemilik baru seperti yang dilakukan Green.

Sejauh ini, Galanis belum melakukannya tetapi jika dia menginginkan “kera” itu kembali, dia mungkin tidak punya pilihan lagi.

Baca Juga: Hindari Insider Trading Industri NFT, Begini Kebijakan TokoMall Kepada Karyawan