Mengenal Dana Walden, Perempuan Cantik yang Kini Pegang Kendali Disney Entertainment

Dana Walden Disney

Selular.ID – Raksasa hiburan yang berbasis di Burbank , California, Walt Disney pada Kamis (9/6) menunjuk Dana Walden sebagai ketua Konten Hiburan Umum Disney.

Posisi puncak itu memberikan wewenang bagi perempuan cantik dengan rambut pirang itu, mengawasi program asli untuk platform streaming perusahaan, jaringan kabel dan siarannya.

Walden menggantikan Peter Rice, yang meninggalkan perusahaan. Walden akan melapor langsung kepada Chief Executive Bob Chapek.

Walden dan Rice sama-sama bergabung dengan Disney pada 2019, pasca akuisisi Disney atas 21st Century Fox,. Dia kemudian bertugas mengawasi hiburan untuk Walt Disney Television.

Di bawah kepemimpinannya, perusahaan tersebut memiliki hits seperti “Abbott Elementary” ABC, serial Hulu Original “Only Murders in the Building” dan film dokumenter pemenang Academy Award Onyx Collective “Summer of Soul.”

“Dana adalah pemimpin yang dinamis, kolaboratif, dan kekuatan budaya yang hanya dalam tiga tahun telah mengubah bisnis televisi kami menjadi pembangkit tenaga konten yang secara konsisten menghadirkan hiburan yang didambakan pemirsa,” kata Chapek dalam sebuah pernyataan.

Rice, yang memegang jabatan ketua Konten Hiburan Umum Disney, dilepaskan dalam rapat perusahaan pada Rabu (8/6), dengan alasan tidak sesuai dengan budaya perusahaan Disney, menurut The New York Times.

Sumber yang berbicara dengan Reuters mengatakan Rice bentrok dengan kepemimpinan senior Disney, dan bahwa kepergiannya, menurut salah satu, “sudah lama datang.”

Baca Juga: Disney Plus Catat 8 Juta Pelanggan Baru Kalahkan Netflix

Walden sebelumnya menjabat sebagai ketua dan kepala eksekutif Grup Televisi Fox, yang mencakup Fox Broadcasting Company, yang studionya memproduksi lagu-lagu hit seperti “This Is Us,” “Empire,” “Modern Family” dan “Glee.”

Dalam peran barunya di Disney, Walden akan mengawasi ABC Entertainment, ABC News, Disney Branded Television, Disney Television Studios, Freeform, FX, Hulu Originals, National Geographic Content, dan Onyx Collective.

Ketua Dewan Disney Susan Arnold mengeluarkan pernyataan, mengatakan “Bob (Chapek) dan tim kepemimpinannya mendapat dukungan dan kepercayaan dari dewan.”

Disney Tempel Ketat Netflix di Bisnis Streaming Video

Suksesi yang kini menempatkan Dana Walden sebagai Ketua Konten Hiburan Umum Disney, berlangsung di tengah persaingan ketat raksasa Hollywood itu dengan Netflix di bisnis hiburan, terutama video streaming.

Perusahaan yang bermarkas di Los Gatos, California itu, hingga kini masih menjadi penguasa layanan video streaming.

Hingga Februari 2022, Netflix menggenggam 220 juta pelanggan (naik sekitar 8,3 juta di kuartal terakhir 2021). Sementara Disney+ (termasuk Hostar) memiliki 118,1 juta pelanggan (naik 11,7 juta dari kuartal terakhir 2021).

Namun memasuki 2022, kinerja Netflix menurun. Sepanjang kuartal pertama tahun ini,  Netflix kehilangan hingga 200 ribu pelanggan.

Baca Juga: Doctor Strange: In The Multiverse OF Madness Segera Tayang di Disney Plus

Ini merupakan penurunan pelanggan pertama kalinya sejak 2011. Netflix juga memproyeksikan akan kehilangan 2 juta pelanggan lagi pada kuartal kedua tahun ini. Menyusul penurunan ini, saham Netflix anjlok 25,7 persen dalam perdagangan after hours.

Manajemen Netflix mengatakan ada empat penyebab penurunan pelanggan, termasuk kecenderungan penggunaan satu akun yang sama untuk beberapa pengguna serta persaingan yang berkembang.

Co-Chief Executive Officer Netflix Reed Hastings dan Ted Sarandos telah mengabaikan perlambatan pertumbuhan perusahaan baru-baru ini sebagai hambatan terkait pandemi, yang sempat mendorong pertumbuhan Netflix pada tahun 2020.

Namun, penambahan pelanggan Netflix telah melambat selama satu setengah tahun terakhir, dan perusahaan belum kembali ke level sebelum pandemi.

“Dorongan besar Covid-19 untuk streaming mengaburkan gambaran hingga saat ini,” tulis Netflix dalam suratnya. Netflix kehilangan pelanggan di tiga dari empat wilayahnya, termasuk lebih dari 600.000 di AS dan Kanada.

Perusahaan mengatakan kenaikan harga layanan juga menjadi faktor penurunan tersebut. Selain itu, invasi Rusia ke Ukraina membuat perusahaan kehilangan 700.000 pelanggan lagi ketika harus menarik layanannya di Rusia, yang mengakibatkan hilangnya 300.000 pelanggan di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Baca Juga: Disney dan Warner Bros Hentikan Perilisan Film di Rusia

Kembali ke Dana Walden, sedikit tentang profilnya, sebelum di posisi barunya itu, Walden adalah ketua Disney Television Studios dan ABC Entertainment setelah Disney membeli sebagian besar 21st Century Fox senilai $71,3 miliar.

Walden mengepalai 20th Century Fox TV, ABC Studios, jaringan Freeform, stasiun TV milik ABC, ABC Entertainment dan beberapa divisi lainnya.

Sebelum kesepakatan, Walden menjabat sebagai ketua dan CEO Fox Television Group, di mana dia mengawasi salah satu studio paling sukses di Hollywood. Pada Juni 2018 ia terpilih menjadi dewan direksi di Live Nation Entertainment. Dia juga menduduki posisi di dewan Hulu.