Laporan: Aplikasi Khusus Kesehatan Mental Gagal Menjaga Data Pribadi Pengguna

Selular.ID – laporan dari hasil penelitian Investigasi terhadap aplikasi kesehatan mental temukan rentan akan penjagaan  keamanan dan privasi pengguna.

Pada (02/05), Mozilla merilis hasil penilitan studi baru ke dalam jenis aplikasi ini, yang sering menangani topik sensitif termasuk depresi, kesadaran kesehatan mental, kecemasan, kekerasan dalam rumah tangga, PTSD, dan banyak lagi.

Karena semua hal yang diatas, pastinya informasi dari pengguna aplikasi yang bersifat sensitif dan pribadi justru para pengembang tidak menjaganya dengan baik.

Hasil penelitian menemukan bahwa, para pengelola aplikasi secara rutin membagikan data, mengizinkan kata sandi lemah, menargetkan pengguna rentan dengan iklan dipersonalisasi, dan menampilkan kebijakan privasi tidak jelas dan ditulis dengan buruk.

Baca Juga: Aplikasi Baca Manga One Piece Chapter 1048, Luffy Beraksi Lagi

Padahal hal seperti kata sandi yang kuat membantu Pengguna mengamankan akun yang berharga, otentikasi dua faktor berbasis perangkat keras membawa keamanan itu ke tingkat berikutnya.

Dalam sebuah penelitian terhadap 32 aplikasi yang ditujukan untuk kesehatan mental dan agama, organisasi tersebut menemukan bahwa 25 di antaranya tidak memenuhi Standar Keamanan Minimum Mozilla.

Standar yang dimiliki Mozilla diantaranya, pembagian dan penjualan data pengguna yang tidak sah, kebijakan manajemen data yang tidak jelas, kurangnya enkripsi, kebijakan kata sandi yang lemah, tidak ada sistem manajemen kerentanan yang jelas, dan kebijakan keamanan yang lemah lainnya.

“Dalam hal melindungi privasi dan keamanan orang, aplikasi kesehatan mental dan doa lebih buruk daripada kategori produk lainnya yang telah ditinjau oleh peneliti Mozilla selama enam tahun terakhir.” Tulis Mozilla dalam Laporan penelitian

Baca Juga: Mozilla Tutup Web Browser Versi VR Firefox Reality Setelah 4 Tahun Meluncur

Penelitian tersebut mendapatkan aplikasi seperti Talkspace, Better Help, Calm, Glorify, 7 Cups, Wysa, Headspace, dan Better Stop Suicide.

Hasilnya, setiap aplikasi memiliki ruang khusus yang dapat diakses untuk mengetahui lebih lanjut tentang peringkat privasi dan keamanan perangkat lunak.

Misalnya, Better Stop Suicide, aplikasi pencegahan bunuh diri, gagal dalam uji Mozilla.

Tapi aplikasi tersebut melakukan cara lain dengan mengekspos data pribadi dan intim karena kurangnya perlindungan keamanan dan privasi.

“Kebijakan privasi yang tidak jelas dan berantakan Kebijakan privasi Better Stop Suicide itu buruk, seperti, mendapatkan nilai buruk dari guru bahasa Inggris sekolah menengahmu yang buruk. ” kata Mozilla