Paksa DJ Berbohong Pixel 4 Hebat, Google Digugat

Google adopsi fitur transfer file seperti airdrop

Selular.ID – Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL menjadi bola panas bagi perusahaan. Mereka tidak hanya mendapat sambutan dingin dari kritikus dan konsumen, bahkan Google sendiri kecewa dengan ponsel tersebut.

Beberapa pengembang Pixel meninggalkan platform setelah ponsel gagal memenangkan hati konsumen.

Tentu saja, masalah ini tidak menghentikan Google untuk mencoba mempromosikan ponsel ke pembeli. Namun, sepertinya perusahaan sepertinya bertindak terlalu jauh dengan beberapa iklan Google Pixel 4-nya, menurut gugatan terbaru di Texas, AS.

Gugatan yang diajukan oleh Jaksa Agung Texas Ken Paxton yang kontroversial menuduh Google memaksa delapan DJ radio terkemuka untuk berbohong tentang pengalaman mereka menggunakan Pixel 4 pada tahun 2019.

Baca Juga: Sonos Gugat Google Atas Pelanggaran Paten Speaker

Gugatan itu mengatakan Google diduga memberikan pernyataan karangan kepada DJ yang memuji Pixel 4, dengan perspektif orang pertama.

Ketika para DJ meminta agar benar-benar menggunakan telepon dan mengubah kata-kata karangan tadi agar tidak terdengar seperti berasal dari pengalaman pribadi mereka sendiri, Google dilaporkan menolak.

Kemudian, pada tahun 2020, Google mencoba mengkampanyekan iklan Google Pixel 4 set kedua. Sekali lagi, para DJ diduga meminta perangkat fisik agar tidak berbohong di udara.

Gugatan itu mengatakan Google menolak sampai para DJ mencoba membeli perangkat Pixel 4 sendiri.

Baca Juga: Curangi Pencarian Video, Google Digugat Rival YouTube Rumble

Jika gugatan ini dibawa ke pengadilan dan Google terbukti bersalah, itu akan melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen Texas Deceptive Trade Practices. Hukuman untuk ini akan mencapai $10.000 untuk masing-masing dari 2.405 siaran iklan, itu lebih dari $24 juta.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Google José Castaneda mengatakan:

“Kami akan meninjau keluhan tersebut tetapi tuduhan Jaksa Agung tampaknya salah menggambarkan apa yang terjadi di sini. Kami sangat mematuhi undang-undang periklanan dan memiliki kebijakan yang dirancang untuk membantu memastikan kami mengikuti peraturan dan standar industri yang relevan.”

Baca Juga: CEO Google dan Facebook Tandatangani Kesepakatan Rahasia