Di 2030, 80 Persen Perusahaan Manufaktur Bakal Semakin Otomatis

Perusahaan manufaktur

Selular.ID – Laporan terbaru Ericsson IndustryLab Future of Enterprises memprediksi sebagian besar perusahaan manufaktur akan menjadi setidaknya 80 persen otomatis dalam kurun waktu 10 tahun, atau setidaknya dua kali lipat peningkatan penggunaan berbagai perangkat yang mendukung ICT dalam lima tahun ke depan.

Peningkatan tersebut tercatat ada pada software AI, video recognition, augmented & virtual reality, kendaraan berpemandu otomatis (Automated Guided Vehicles/AGVs), dan exoskeletons.

Baca juga: Industri Game Tumbuh, Pembelian Voucher Game di Dana Melonjak hingga 103,95%

Kemudian juga bermunculan karyawan produksi yang lebih cerdas, terlatih, dengan lingkungan kerja yang lebih aman mulai hadir, didukung oleh alat produksi berbasis ICT.

Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia menceritakan sebanyak tujuh dari 10 perusahaan manufaktur mengatakan bahwa perusahaan manufaktur berencana untuk menggunakan lima atau lebih alat produksi yang diaktifkan oleh jaringan nirkabel canggih, seperti 5G, dalam waktu lima tahun.

“Tiga dari empat produsen, yang termasuk di dalamnya responden dari Indonesia, mengatakan bahwa teknologi nirkabel canggih seperti 5G dan Wi-Fi 6 sangat penting untuk mendukung alat produksi tersebut,” ujar Jerry.

Manufaktur yang saat ini menggunakan tiga atau lebih alat produksi berkemampuan ICT, yang didefinisikan dalam laporan sebagai tool frontrunner, menikmati peningkatan kinerja finansial yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan alat sama sekali.

“Di tengah berbagai tantangan global, terutama dampak pandemi Covid-19, sektor industri manufaktur di Indonesia secara konsisten memainkan peran penting sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional dan terus melaju dengan baik,” sambungnya.

Baca juga: 4 Industri Teknologi Akan Semakin Maju Pada Tahun 2022

Sementara itu 5G akan menghadirkan serangkaian use case yang inovatif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kelincahan sebuah manufaktur, serta membebaskan operasi dari ketergantungan penggunaan kabel.

“Hal tersebut akan sangat meningkatkan kecepatan operasi, meningkatkan kemampuan pemeliharaan, dan meningkatkan keselamatan pekerja,” tandas Jerry.