OPPO-OnePlus Merger, Begini Kabar Terbarunya

Oppo Oneplus

Selular.ID – Sebelumnya muncul rumor, bahwa OnePlus berencana untuk melebur dengan OPPO untuk menjadi satu brand teknologi.

Desas-desus ini kini semakin terendus kuat pasca bocornya sebuah memo yang mengisyaratkan bahwa OnePlus sekarang akan menjadi sub-merek OPPO.

Dan kabarnya pula, OPPO bakal menurunkan sekitar 20% tenaga kerjanya setelah merger ini terjadi.

Baca juga: Merger dengan OnePlus, Pangsa Pasar Oppo Group Langsung Melonjak

Sebagai kelanjutan dari merger seperti dikutip dari Gizmochina, Minggu (26/12), layanan OnePlus melalui informasi untuk para komunitasnya, mengabarkan bisnis layanan purna jual offline OnePlus di China telah menyelesaikan migrasi bisnis keseluruhan yang dilakukan sejak 1 Januari 2022 lalu.

Dan selebihnya pengguna OnePlus dapat mengakses layanan purna jual di pusat layanan resmi OPPO di seluruh China, setelah proses merger seutuhnya rampung.

Sekedar informasi, OPPO dan OnePlus keduanya adalah anak perusahaan dari BBK Holdings. Sehingga aksi perusahaan teknologi raksasa tersebut jelas ingin meningkatkan profitabilitas merek OnePlus melalui merger dengan OPPO.

Kedua perusahaan ini akan beroperasi di bawah Grup Ouga sebagai perusahaan induk, dan dilaporkan pula Realme akan bergabung sebagai merek ponsel ketiga. Di tingkat penjualan, OPPO Mall telah berganti nama menjadi Ouga Mall, yang mencakup produk dari tiga merek OPPO, OnePlus, dan Realme.

Baca juga: Tiga Alasan Mengapa Indosat Ooredoo Hutchison Tak Sepenuhnya Kuasai Spektrum Hasil Merger

Dan yang menarik ada merger di tingkat produk sistem operasi. OnePlus digadang-gadang akan membuang OxygenOS demi bisa menyamatkan ColorOS OPPO.

Selain itu, menurut informasi yang relevan, departemen R&D OnePlus juga telah bergabung dengan departemen R&D OPPO.

Meskipun masih merupakan departemen yang terpisah, dari perspektif seluruh struktur R&D, semua proyek R&D-nya juga akan dikoordinasikan oleh tim gabungan R&D tersebut nantinya.