spot_img
BerandaNewsTelcoKawasan Industri Jadi Pengembangan layanan 5G XL Axiata?  

Kawasan Industri Jadi Pengembangan layanan 5G XL Axiata?  

-

Jakarta, Selular.ID – XL Axiata melalui XL Business Solutions melakukan penandatangan kerja sama dengan Suryacipta Swadaya untuk menyediakan jaringan fiber optik di kawasan industri Suryacipta Karawang.

Selain itu, XL Axiata juga akan menyediakan berbagai layanan solusi bisnis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan ratusan tenant yang beroperasi di kawasan industri yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat itu.

Sharif Lukman Mahfoedz, Group Head Enterprise Product XL Axiata menjelaskan otomatisasi dan digitaliasi dari infrastruktur segmen internet of things (IoT) XL Axiata, berkembang sangat pesat di 2020-2021.

Baca juga: Menakar Niat Gelaran Layanan 5G XL Axiata di Tanah Air 

“Peningkatanya itu double digit, dan kami terus upayakan untuk memperluas jaringan IoT kami dengan use case di pasar, dan kawasan industri kedepan merupakan salah satu use case yang berkembang cukup pesat,” terang Sharif dalam acara kerjasama XL Axiata – Suryacipta Swadaya, Kamis (5/8).

Gelaran jaringan fiber optik yang dibangun XL Axiata di kawasan industri ini sebagai salah satu roadmap impementasi teknologi masa yang akan datang. Yang dimana dalam kerjasama ini XL Axiata akan membangun jaringan fiber optik di seluruh area kawasan industri Suryacipta seluas 1400Ha dengan kurang lebih 149 tenant/pabrik. Di Kawasan tersebut saat ini terdapat berbagai perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi, retail dan FMCG, farmasi, obat-obatan, otomotif, makanan dan minuman, serta IT, dan data center.

“Dan implementasi IoT tersebut di kawasan industri ini, tentu merupakan cikal bakal penerapan teknologi 5G di semua sektor, fiber optik mendukung semua konektivitas dari infrastruktu IoT tersebut. Dan terlebih jika sudah ada fiber optik nanti untuk beralih ke teknologi terbaru akan lebih mudah,” sambungnya.

Baca juga: XL Axiata Akuisisi Link Net, Pengamat: Kombinasi yang Bagus untuk Deployment 5G

Sementara itu, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto menambahkan XL Axiata memiliki fokus IoT tersendiri, yang sebenarnya sudah menjadi fokus sejak tahun lalu dan hingga saat ini.

Baca juga :  Jangan Sampai Gelaran 5G Indonesia Hanya Menjadi ‘Karpet Merah’ Aplikasi Asing, Rugi!

“Jadi fokus utama kita itu ada pada agrikultur, smart city dan smart transportation. Jadi untuk mencapai pengembangan multisektoral itu melalui sinergi. Berkaitan dengan kawasan industri ini, dari lini smart city kita ingin efeknya itu tidak hanya untuk satu dua perusahan saja, tapi ingin ke seluruh peruahaan yang ada di dalamnya. Dan goalnya kami dapat menciptakan efisiensi, produktivitas dan mudah-mudahan dapat menciptakan pertumbuhan bisnis mereka,” tuturnya.

Dan sekedar informasi XL Axiata sendiri diketahui telah mengajukan Uji Laik Operasi (ULO) 5G ke Kementerian Komunikasi dan Informatika, terhadap perangkat 5G frekuensi 1.800 MHz yang akan digunakan untuk mengelar jaringan super cepat generasi kelima miliknya nanti.

Baca juga :  5G Mendominasi Pasar Smartphone Domestik Tahun Depan

Baca juga: Pengamat: Akuisisi XL Axiata-Link Net Bakal Saling Menguntungkan    

Lalu manuver akuisisi Link Net, XL Axiata juga diketahui salah satunya untuk memperkuat jaringan fiber optik milikinya, yang tak dipungkiri untuk kepentingan deployment 5G.

Kemudian seiring dengan pembangun jaringan fiber optik yang terus dilakukan XL Axiata, XL Business Solutions juga terus mengembangkan layanan bisnis enterprise lewat solusi-solusi dan inovasi terbaru guna memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan korporasi.

XL Business Solutions terus meningkatkan mutu layanan berstandar Internasional dengan meraih beberapa sertifikat Internasional diantaranya Sertifikat MEF 3.0 CE, Sertfikasi ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 20000-1 : 2018.

Baca juga: Indef: Persaingan Internet Broadband Semakin Sengit!

Saat ini XL Axiata memiliki lebih dari 56 juta pelanggan, yang ditopang lebih dari 156 ribu BTS, termasuk lebih dari  65 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.

spot_img

Artikel Terbaru