Beranda Apps Sempat Tumbang, Signal Kini Kembali Aktif

Sempat Tumbang, Signal Kini Kembali Aktif

-

Jakarta, Selular.ID – Setelah dilaporkan mengalami kesulitan teknis pada Jumat, (15/1) aplikasi perpesanan saingan WhatsApp, Signal mengabarkan telah aktif kembali, dan tidak menjelaskan apapun soal gangguan yang dialami penggunanya.

Namun menurut sejumlah laporan mengatakan bahwa Signal kewalahan karena tidak bisa membagikan kode OTP dengan cepat kepada calon konsumennya. Dengan begitu, server dari Signal pun dikatakan mengalami kendala atau down.

Baca juga: Hadang Kebijakan Baru WhatsApp, Melumat Data Pribadi Pengguna  

Kemudian melalui akun Twitter resminya, pihak Signal juga menyebut soal kapasitas, yang mungkin mengindikasikan aplikasi chat yang di rekomendasikan oleh bos Tesla Elon Musk itu menerima migrasi besar pengguna aplikasi perpesanan milik Facebook tersebut. Dan menyebutkan bahwa beberapa pengguna mungkin masih akan mengalami gangguan obrolan.

Untuk pengguna yang masih mendapatkan masalah pada oborolan, seperti dikutip dari The Verge, pihak Signal menegaskan itu merupakan efek samping dari pemadaman yang dimulai sekitar pukul 11:30 ET, Jumat.  Signal juga menyampaikan jika gangguan tersebut tidak sama sekali mempengaruhi keamanan data.

Sekedar informasi, pasca polemik kebijakan baru WhatsApp, Signal dan Telegram dilaporkan menjadi tujuan baru banyak orang untuk menggunakan layanannya, sebagai penganti aplikasi perpesanan populer tersebut.

Baca juga: Gegara Elon Musk dan Jack Dorsey, Saham Signal Terbang Tinggi

Perusahaan analitik aplikasi seluler Sensor Tower mengatakan Signal telah diunduh sebanyak 17,8 juta kali pada di Apple dan Google selama minggu dari 5 Januari hingga 12 Januari. Itu meningkat 61 kali lipat dari hanya 285.000 pada minggu sebelumnya mengutip Apnews.

Adapun Telegram tercatat tedapat 15,7 juta unduhan dalam periode 5 Januari hingga 12 Januari. Jumlah itu kira-kira dua kali lipat 7,6 juta unduhan pada minggu sebelumnya. Sedangkan WhatsApp mengalami penurunan unduhan menjadi 10,6 juta, turun dari 12,7 juta pada minggu sebelumnya.

Artikel Terbaru