Beranda News FinTech Penjualan Voucher Games Di Ottopay Tumbuh 82 Persen

Penjualan Voucher Games Di Ottopay Tumbuh 82 Persen

-

Jakarta, Selular.ID – Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku sejak awal pandemi memberikan dampak yang berbeda bagi industri e-sports dan online games. Product Business Manager PT Reksa Transaksi Sukses Makmur (Ottopay), Tommy Renato menjelaskan di Indonesia terjadi peningkatan pada unduhan online games sebanyak 75% di kuartal pertama 2020 dibanding tahun sebelumnya.

Kemudian transaksi voucher online games yang berlangsung di platform digital juga semakin ramai sehingga Indonesia menempati peringkat ke-12 di pasar gaming dunia dengan total pemain game aktif sebanyak 62,1 juta orang, dan diprediksi mencapai 100 juta di tahun 2020 ini.

“OttoPay melihat tren ini sebagai peluang untuk membantu mitra kami yang sebagian besar UMKM, dalam memanfaatkan fitur Payment Point Online Bank (PPOB) khususnya voucher online games agar dapat meningkatkan pemasukan mereka di masa yang cukup berat ini. Sejak Januari hingga Oktober 2020, kenaikan transaksi dari penjualan voucher online games mencapai 82% atau rata-rata 10 kali lipat. Hingga bulan Oktober, peningkatan mitra aktif terjadi sebanyak 400%, dengan momen paling signifikan pada bulan Mei 2020 yang mencapai 68%,” jelas, Tommy dalam temu media secara virtual, Senin (23/11).

Baca juga: Developer Hitman Garap Game James Bond 007

Tommy menjabarkan transaksi voucher online games oleh Mitra OttoPay tersebar tersebar di lima wilayah, yaitu DKI Jakarta (2.500%), Jawa Timur (1.800%), Sulawesi Selatan (1.300%), Banten (750%), dan Jawa Barat (540%). Melalui fitur PPOB voucher online games ini, Mitra OttoPay bisa menawarkan voucher untuk Free Fire, Mobile Legend, Ragnarok, AOV, Speed Drifters, dan Battle Grounds.

“Dari semua games tersebut, Free Fire adalah yang paling banyak diminati dan menguasai lebih 70% dari keseluruhan transaksi voucher games online,” katanya.

Baca jug: Agate dan Telkom Ajak Eksplorasi Keindahan Bali Melalui Game Tirta

OttoPay percaya, bahwa masa pandemi bukan penghalang bagi mitra UMKM untuk memperluas bidang usaha. Industri e-sport, games online, dan UMKM nyatanya dapat saling mendukung dan menjadi sebuah solusi di masa pandemi ini.

Tommy menambahkan saat ini yang terdaftar, per 30 September ada sekitar 4 juta mitra di seluruh Indonesia, “sedangkan mitra yang aktif penjualan vocer game naik 400 persen atau 4 kali lipat, jika dibanding bulan Januari kemarin,” katanya.

Baca juga: Sasar Mobile Gamer, Infinix Segera Hadirkan Note 8 di Indonesia

Dan yang menarik, Mitra Ottopay yang sebagian besar pelaku UMKM berbentuk warung, kedepan akan memungkinkan  untuk orang-perorangan yang ingin bergabung sebagai mitra, sebagai respon dampak dari pandemi Covid-19.

Lydia Devina, Merchant & Partnership Manager OttoPay menjelaskan selama pandemi covid-19 memang terjadi tren pergeseran mitra yang ingin mendaftar ke Ottopay. “Setiap calon mitra yang melakukan pendaftaran online, atau setiap orang yang tertarik berjualan efek pandemi Covid-19, membuat mereka terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pendapatan berkurang ingin mencari alternatif tambahan bisa memanfaatkan Ottopay. Mitra kami bisa untuk orang-perorangan, tidak hanya untuk mitra yang memiliki warung dan lain sebagainya, pengembangan terbaru kami untuk menjawab situasi sulit ini,” tutup Lydia.

Artikel Terbaru