Tuesday, August 11, 2020
       
Home Buyer's Guide Mengungkap Rahasia Ketangguhan Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra

Mengungkap Rahasia Ketangguhan Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra

-

Jakarta, Selular.ID – Samsung menawarkan kemamuan fotografi bagi pengguna Galaxy S20 Ultra dengan membekali empat kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan pada smartphonenya.

Keempat kamera di bagian belakang tersebut disatukan berbentuk kotak dengan kamera utama memiliki resolusi sebesar 108 MP yang menjadi standar baru bagi sebuah kamera smartphone. Kamera lainnya adalah lensa telefoto 48 MP, lensa ultra-wide 12 MP yang memiliki sudut pandang 120 derajat serta lensa keempat yang memiliki sensor DepthVision untuk keperluan foto bokeh.

Sedangkan untuk kamera depannya Samsung menyematkan sensor 40 MP, resolusi sensor yang terbilang tinggi dan memungkinakan pixel binning (4-in-1 hingga 10 MP) dan punya ukuran 1,4um piksel.

Lalu apa yang membuat kamera di perangkat Galaxy S20 Ultra ini begitu mumpuni?

Samsung menyematkan sensor foto 108 megapiksel (MP) dengan chip ISOCELL Bright HM1 di perangkat terbarunya Galaxy S20 Ultra.

Chipset ini memiliki spektrum teknologi yang mampu peningkat cahaya mulai dari Nonacell dan Smart-ISO hingga real-time HDR . ISOCELL Bright HM1 dengan sensor 108MP digadang menghasilkan foto yang lebih cerah dan lebih detail serta video 8K dengan 24 frame per detik (fps), bahkan di bawah pencahayaan dengan kondisi ekstrem.

Pada skala 1/1,33” dengan 108 juta 0,8 mikrometer piksel, ISOCELL Bright HM1 menghadirkan teknologi Nonacell yang canggih, yang menghasilkan gambar yang lebih cerah dalam pengaturan cahaya rendah.

Selain itu ada juga teknologi pixel-binning dengan susunan dua kali dua yang menggabungkan empat piksel yang berdekatan untuk bekerja sebagai satu piksel besar. Nonacell adalah versi Tetracell yang disempurnakan dengan struktur piksel tiga kali tiga. Dalam HM1, Nonacell menggabungkan sembilan piksel 0,8 mikrometer piksel yang berdekatan untuk meniru piksel 2,4 mikrometer piksel yang besar, lebih dari dua kali lipat penyerapan cahaya Tetracell.

Ketika jumlah sel yang terhubung meningkat, demikian juga warna menjadi berubah, membuat teknologi pixel-binning lebih menantang. Sementara kesulitan seperti itu telah membatasi Nonacell pada sebuah teori, HM1 mampu mewujudkan metode dengan mengadopsi teknologi ISOCELL Plus Samsung, yang secara dramatis mengurangi gangguan dan meminimalkan kehilangan optik serta refleksi cahaya.

Untuk hasil akhir dalam kondisi pencahayaan apa pun, HM1 melengkapi Nonacell dengan beberapa teknologi piksel canggih lainnya. Misalnya, teknologi Smart-ISO HM1 menghasilkan gambar yang jelas dan bersemangat dengan secara cerdas memilih ISO yang optimal. ISO tinggi digunakan dalam pengaturan yang lebih gelap sementara ISO rendah lebih baik untuk lingkungan yang lebih terang untuk mengontrol saturasi cahaya.

Dalam lingkungan dengan cahaya yang berbeda, teknologi HDR real-time HM1 mengoptimalkan exposures, sehingga menghasilkan foto dan video yang tampak alami. Dengan menetapkan exposures panjang yang paling tepat untuk setiap piksel, HM1 mampu menangkap adegan dalam beberapa eksposur secara bersamaan, menghasilkan gambar HDR secara real-time untuk saat preview maupun pengambilan foto. Untuk hasil yang lebih tajam, HM1 mendukung stabilisasi gambar elektronik (EIS) berbasis gyro dan Super-PD, teknologi pendeteksian fase lanjut untuk Auto Fokus yang cepat dan akurat.

HM1 memungkinkan pengguna untuk melakukan pratinjau dan menangkap bidikan penuh dan close-up subjek hingga 3x zoom tanpa kehilangan, menjaga kualitas gambar. Ini dimungkinkan oleh sensor yang secara langsung mengkonversi piksel menggunakan IP perangkat keras yang tertanam, daripada mendelegasikan tugas ke prosesor seluler. Dengan 108 juta piksel, sensor ini juga dapat menghasilkan gambar hingga 3x zoom pada resolusi 12MP tanpa upscaling.

Upcoming Event

Upcoming Event

Latest