Saturday, May 30, 2020
Home News Enterprise Bukan Indonesia, Microsoft Gelontorkan $1,5 Miliar Bisnis Cloud di Italia

Bukan Indonesia, Microsoft Gelontorkan $1,5 Miliar Bisnis Cloud di Italia

-

Jakarta, Selular.ID – Raksasa peranti lunak, Microsoft Corp pada Jumat (8/5/2020) mengatakan akan membuat wilayah pusat data pertama di Italia di bawah rencana investasi US$1,5 miliar, ketika perusahaan AS memperluas layanan komputasi awannya ke lebih banyak lokasi di seluruh dunia.

Menurut laporan Reuters, pesaing Microsoft Amazon Web Services minggu lalu membuka wilayah pusat data di Milan, sementara pada Maret Google Inc telah menandatangani kemitraan dengan bekas pemegang monopoli telepon Telecom Italia untuk memperluas operasi bisnis cloud di negeri spaghetti itu.

Analis memperkirakan pasar cloud Italia tumbuh pada kecepatan dua digit dalam beberapa tahun ke depan karena banyak perusahaan, yang telah menerapkan kerja cerdas selama krisis coronavirus, akan semakin bergantung pada proses digital untuk bisnis mereka.

Menurut laporan Reuters, Jean-Philippe Courtois, Kepala penjualan, Pemasaran, dan Operasi Global Microsoft, mengatakan perusahaan melihat potensi besar untuk mempercepat inovasi melalui layanan cloud.

Wilayah pusat data baru akan berbasis di wilayah Milan, bergabung dengan 60 wilayah Microsoft lainnya yang diumumkan secara global.

Pada Februari lalu, Microsoft mengumumkan rencana untuk membuka wilayah pusat data baru di Spanyol dan awal minggu ini perusahaan mengatakan akan menginvestasikan $1 miliar di Polandia sebagai bagian dari rencana untuk membuka pusat data untuk menyediakan layanan cloud untuk bisnis dan institusi.

Juga di Italia, Microsoft, di bawah rencana lima tahun, akan menyediakan akses ke layanan cloud lokal dan meluncurkan keterampilan digital dan program kecerdasan buatan dan cerdas untuk perusahaan kecil dan menengah.

Perusahaan juga akan memperluas kemitraan teknologinya dengan operator pos yang dikendalikan negara, Poste Italiane, membantu perusahaan mempercepat transformasi digitalnya.

Keputusan Microsoft membangun pusat data di Italia, bisa membuat Indonesia kecewa. Pasalnya, disebut-sebut Microsoft Corp tertarik untuk berinvestasi di pusat data di Tanah Air.

Demi merealisasikan proyek tersebut, pemerintah akan segera membuat perubahan peraturan. Demikian diungkapkan langsung oleh Presiden Jokowi setelah bertemu dengan CEO Microsoft Satya Nadella, pada Kamis (27/2/2020) di Jakarta.

“Microsoft ingin segera berinvestasi di Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo kepada wartawan setelah memberikan pidato di sebuah acara merayakan 25 tahun kehadiran perusahaan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu.

“Jadi dalam waktu satu minggu kami akan memutuskan peraturan baru yang sederhana untuk mendukung investasi,” kata Jokowi, tanpa menjelaskan tentang kemungkinan peraturan itu atau ukuran potensi investasi.

Ekonomi digital Indonesia adalah yang terbesar dan paling cepat berkembang di Asia Tenggara dan diperkirakan akan mencapai sekitar $130 miliar pada 2025 dibandingkan dengan $40 miliar pada tahun lalu. Demikian laporan yang disusun Google, bersama Temasek Holdings and Bain & Company.

Pemerintah diketahui telah mengajukan RUU ke parlemen pada Januari yang bertujuan melindungi data konsumen di era digital, tetapi itu belum disetujui.
Meski Jokowi sudah mengungkapkan rencana strategis itu, namun sejauh ini, Microsoft belum menanggapi pernyataan Presiden Jokowi.

TERBARU

IdeaHub, Papan Tulis Cerdas Besutan Huawei

Jakarta, Selular.ID - Huawei meluncurkan white board pintar dalam seri IdeaHub generasi terbaru, yakni...

Zilingo Berikan Kado Spesial Lebaran Untuk Dunia Pendidikan

Jakarta, Selular.ID - Zilingo dan platform penggalangan dana BenihBaik.com bekerja sama, menghadirkan program penyaluran...

Gelar Acara 5 Juni, Sony Rilis PS 5?

Jakarta, Selular.ID - Usai cukup lama bungkam, Sony akhirnya mengumumkan bakal menggelar acara pada...

Latest