Saturday, July 11, 2020
Home News Kementerian dan Lembaga Pemerintah Wajib Kampanyekan PeduliLindungi

Kementerian dan Lembaga Pemerintah Wajib Kampanyekan PeduliLindungi

-

Jakarta, Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) meminta kepada seluruh pihak untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi pada smartphone yang mereka miliki sebagai salah satu pemutus mata rantai COVID-19.

Untuk menindaklanjuti dan menyebarluaskan aplikasi PeduliLindungi tersebut, Kemenkominfo telah mengeluarkan surat kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri BUMN, Panglima TNI dan Kepala Kepolisian agar aparatur sipil negara baik itu di pusat maupun daerah, anggota TNI Polri, karyawan BUMN, serta mahasiswa dan pelajar mengunduhnya.

Saat ini aplikasi PeduliLindungi sudah dapat diunduh dengan aman melalui Playstore dan Appstore. Aplikasi PeduliLindungi ini juga mendapatkan dukungan dari seluruh operator selular di Indonesia.

Alamsyah Saragih, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia mengapresiasi langkah Kemenkominfo yang membuat aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu cara sebagai pemutus mata rantai COVID-19 dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Lanjut Alamsyah, seharusnya Kementerian/ Lembaga dapat segera menindaklanjuti surat Kemenkominfo tersebut yang meminta seluruh aparatur sipil negara baik itu di pusat maupun daerah beserta keluarganya, anggota TNI Polri dan keluarganya, karyawan BUMN dan keluarganya, serta mahasiswa dan pelajar mengunduh aplikasi PeduliLindungi pada smartphone yang mereka miliki.

“Seluruh Kementerian harus segera memastikan agar seluruh ASN dan keluarganya baik itu yang ada di pusat maupun daerah dapat menginstall aplikasi PeduliLindungi ini. Tujuannya agar ASN dan keluarganya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19,”terang Alamsyah.

Karena pemerintah sudah menetapkan PeduliLindungi ini sebagai salah satu platform untuk memotong mata rantai COVID-19, Alamsyah meminta agar seluruh Kementerian/ Lembaga dan pemerintah daerah yang sudah membangun sistim ini, dapat segera mengintegrasikan ke dalam PeduliLindungi. Ombudsman meminta agar seluruh Kepala Daerah juga menghimbau seluruh warganya untuk dapat mengunduh PeduliLindungi.

“Aplikasi PeduliLindungi ini merupakan aplikasi yang sudah dijamin keamanannya oleh pemerintah dan didukung oleh seluruh operator selular di Indonesia. Sehingga semua Kementerian/ Lembaga baik itu yang ada di pusat maupun daerah harus segera mengintegrasikan sistimnya ke dalam PeduliLindungi.
Sehinga koordinasi dan data yang valid dapat segera didapatkan oleh pemerintah dan masyarakat. Sehingga tidak ada simpangsiur data dan informasi dikemudian hari,”terang Alamsyah.

Alamsyah meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap aplikasi PeduliLindungi ini. Sebab di beberapa negara maju, aplikasi semacam ini sudah dijadikan salah satu tools untuk memutus mata rantai COVID-19.

“Ini bukan sesuatu yang baru. Negara Singapura dan Korea Selatan juga sudah menerapkan terlebih dahulu jadi masyarakat tidak usah berfikir negatif terlebih dahulu kepada pemerintah. Dengan aplikasi ini justru masyarakat akan terbantu dengan mengetahui status penyebaran COVID-19 di daerahnya. Kita akan selalu diingatkan dengan aplikasi PeduliLindungi tersebut,”kata Alamsyah.

Latest