Saturday, March 28, 2020
Home News Market Update Giliran India Hentikan Produksi iPhone

Giliran India Hentikan Produksi iPhone

-

Jakarta, Selular.ID – Produsen kontrak elektronik Foxconn dan Wistron menghentikan produksi di pabrik-pabrik telepon pintar di India, setelah pemerintah memerintahkan penutupan secara nasional untuk menahan wabah Covid-19 (coronavirus).

Foxconn, mitra utama manufaktur global Apple, mengatakan kepada kantor berita Bloomberg, bahwa mereka telah menghentikan operasinya hingga 14 April mendatang.

Langkah serupa dilakukan Wistron. Vendor itu mengatakan tak akan memenuhi pesanan, tanpa menentukan jalur produksi yang terkena dampak. Baik Winstron maupun Foxconn memproduksi smartphone untuk merek lain di luar iPhone.

Sebelumnya pada minggu itu, Xiaomi, Lenovo dan pembuat perangkat domestik Lava menunda semua operasi di negara itu.

Demi menangkal penyebaran virus corona, pemerintah India secara resmi mengumumkan kebijakan lock down selama tiga minggu pada 24 Maret 2020. Sementara pandemi menyebar dengan cepat secara global, pembatasan kerja dan perjalanan di Tiongkok secara bertahap dicabut.

Pada awal Maret, chairman Foxconn Young Liu menyatakan operasi kepercayaan di pabrik-pabriknya di China akan kembali normal pada akhir bulan. Dia memperkirakan dampak signifikan pada pendapatan Q1, tetapi mengatakan itu terlalu dini untuk menilai konsekuensi jangka panjang pada kinerjanya.

Sebelumnya pabrik Foxconn di China mengalami berbagai masalah dampak wabah virus corona, antara lain kekurangan tenaga kerja, larangan perjalanan dan karantina.

Larangan perjalanan berbeda untuk setiap provinsi, kota dan distrik, mengakibatkan kesulitan untuk mengangkut barang.

Foxconn tidak menjelaskan sejauh mana wabah virus corona akan berdampak pada pendapatan mereka. Namun Firma pialang asal Taiwan, KGI, memperkirakan pabrik Foxconn di China hanya mampu beroperasi 30 hingga 40 persen dari biasanya. Alhasil, pendapatan Foxconn diprediksi anjlok 46 persen dari kuartal keempat tahun lalu.

Dampak dari pandemic corona memang terbilang dashyat. Industri selular salah satu yang terimbas paling besar. Menurut laporan Strategy Analytics, pengiriman smartphone di seluruh dunia sudah anjlok 38 persen tahun-ke-tahun pada Februari 2020.

Seperti dilansir Daily Mail (23/3/2020), tercatat hanya 61,8 juta ponsel dikirim ke pengecer di seluruh dunia pada Februari 2020, turun dari 99,2 juta ponsel yang dikirim pada Februari 2019.

“Penurunan tersebut merupakan yang terbesar bagi industri ponsel di seluruh dunia”, ujar Neil Mawston, analis Strategy Analytics.

Menurut Neil, pasokan dan permintaan smartphone jatuh di Cina, merosot di seluruh Asia, dan melambat di seluruh dunia. “Ini adalah periode yang ingin dilupakan oleh industri smartphone.”

Penyebaran COVID-19 ke seluruh dunia, berdampak pada dua hal. Pertama, sejumlah pabrik dan pemasok komponen di seluruh Asia telah dipaksa untuk tutup selama penutupan paksa oleh pemerintah.

Kedua, toko-toko eceran di seluruh dunia mengalami penurunan kunjungan karena orang-orang disarankan untuk menghindari ruang publik.

Latest