Sunday, December 8, 2019
Home News Kominfo Jelaskan Soal ASN Tidak Boleh Komen dan Likes di Sosmed

Kominfo Jelaskan Soal ASN Tidak Boleh Komen dan Likes di Sosmed

-

Jakarta, Selular.ID – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), baru-baru ini merilis laman Aduan ASN, guna mencegah berkembangnya radikalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam laman aduan tersebut terdapat beberapa point -point yang tidak boleh dilakukan ASN, baik di media sosial maupun di dunia nyata. Salah satunya adalah tak boleh kemukakan pendapat di Medsos, seperti menyebarluaskan pendapat melalui media sosial (share, broadcast, upload, retweet, repost dan sejenisnya).

Tidak mau dianggap berlebihan mengenai poin tersebut, Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo menuturkan, bahwa hal tersebut terkait dengan sumpah yang sudah dilakukan sebagai ASN.

“Saya itu disumpah untuk setia kepada negara, kepada Pancasila, kepada UUD, kalau ASN-nya tidak setia lagi ga bisa. Anggapnya berlebihan, masa nge-like atau komen aja langsung dilaporin, sudah sumpah terus kamu mengkhianati sumpah itu, jangan sumpah,” ujar Semuel, di sela-sela peluncuran Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) Indonesia, di Jakarta (13/11/19).

Dikatakan Semuel bukan hanya di Indonesia saja disumpah, namun juga di negara lain memberlakukan hal yang sama, karena itu merupakan cerminan suatu nergara.

Baca Juga :Pemerintah Luncurkan Portal Aduan ASN untuk Masyarakat

Diketahui, melalui portal Aduan ASN ini, pelapor bisa mengadukan secara online jika ada ASN yang dianggap telah melanggar aturan pemerintah.

Diluncurkannya laman aduan ASN yang didukung dengan berbagai infrastruktur digital diharapkan bisa membuat ASN mengunggah konten-konten yang bermanfaat.

Latest