Jakarta, Selular.ID –Modalku sebagai layanan Peer-to-Peer (P2P) lending sejauh ini disebutkan telah mendanai pinjaman Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Modalku mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat return yang menarik, bisa mencapai 20% per tahun. Hingga saat ini, Modalku telah mencairkan total pinjaman usaha lebih dari Rp 2,8 triliun bagi UMKM Indonesia.

Sigit Aryo Tejo, Head of Micro Business Modalku, menjelaskan, bahwa investasi manapun, risiko tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Risiko bagi pemberi pinjaman terkait alternatif investasi Modalku adalah default atau UMKM yang mengalami gagal bayar pinjaman.

BACA JUGA:
Modalku: Generasi Milenial Segmen Terbesar Pemberi Pinjaman

Modalku menerapkan prinsip responsible lending, di mana ada evaluasi ketat untuk menilai kemampuan finansial setiap UMKM untuk melunasi pinjamannya.

“Kami hanya mencairkan pinjaman bagi UMKM yang layak dan mampu melunasi pendanaan. Dukungan modal usaha yang diberikan harus dilakukan secara sehat agar memberikan hasil yang positif bagi semua pihak.”ujar Sigit.

Menurut Sigit, pinjaman usaha hanya disalurkan bagi bisnis UMKM yang layak dan berpotensi. Dengan prinsip responsible lending, Modalku dapat mempertahankan tingkat Non Performing Loan (NPL) sebesar 0,8%, angka yang termasuk di bawah rata-rata industri keuangan.

BACA JUGA:
Tahun Ini Akseleran Optimis Salurkan Pinjaman Rp1,2 Triliun

Tujuan dari prinsip responsible lending bukan untuk membatasi jumlah UMKM yang didukung. Tetapi bagaimanapun juga, Modalku memiliki tanggung jawab tak hanya bagi UMKM peminjam, tetapi juga bagi pemberi pinjaman yang telah mendanai pinjaman modal usaha.

Dengan hanya memberikan pinjaman usaha bagi bisnis UMKM yang layak, Modalku menyalurkan pendanaan secara bertanggung jawab, sebab UMKM berpotensi adalah segmen yang menggerakkan perekonomian negara,” tambahnya.

BACA JUGA:
Melalui Tunaiku, Amar Bank Kedepankan Kolaborasi dalam Layanan Fintech

Sejak beroperasi, Modalku telah menjalankan berbagai inisiatif yang menunjukkan komitmen terhadap perlindungan konsumen. Secara hukum, Modalku resmi terdaftar di OJK. Modalku juga memiliki sertifikasi ISO 27001, yaitu penilaian standar internasional terhadap sistem manajemen keamanan informasi dan perlindungan data.