Rabu, 19 Juni 2024
Selular.ID -

Modalku Raih Pendanaan Rp414 Miliar Atasi Kesenjangan Kredit UMKM

BACA JUGA

Selular.ID – Modalku, platform pendanaan digital Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Asia Tenggara, raih Debt Funding (fasilitas pendanaan) sebesar USD 27 Juta (sekitar Rp414 Miliar), berdasarkan kurs 1 USD, Rp15.037, yang dipimpin oleh AlteriQ Global. Pendanaan ini untuk mengatasi kesenjangan kredit UMKM di Asia Tenggara.

Arthur Adisusanto, Country Head Modalku, mengatakan, UMKM masih menjadi tulang punggung perekonomian di Asia Tenggara.

Di kawasan ASEAN, terdapat lebih dari 70 juta UMKM yang terdata, yang mencakup 99% dari total usaha dan berkontribusi terhadap 44,8% Produk Domestik Bruto (PDB).

Namun, menurut United Nation Capital Development Fund, lebih dari 39 juta UMKM masih kesulitan mendapatkan akses ke kredit formal, dengan kesenjangan pendanaan sebesar USD 300 Miliar.

Dan kolaborasi ini memperluas jangkauan akses layanannya, dan di sisi lain mendukung UMKM untuk menjaga kelancaran arus kas bisnis mereka.

Baca Juga:Modalku Tidak Ingin Bernasib Serupa Dengan Investree

“Di tengah kondisi makroekonomi yang tidak menentu, kami akan terus meningkatkan aktivitas pendanaan ke lebih banyak UMKM yang belum terlayani di lima pasar Modalku beroperasi, baik bersama dengan partner lama maupun partner baru.” Terang Arthur.

Pendanaan ini akan semakin meningkatkan jangkauan Grup Modalku dalam menjembatani kesenjangan finansial bagi UMKM di Asia Tenggara.

Sebagai bagian upaya untuk menghadirkan peluang merata bagi UMKM, Grup Modalku juga mulai menawarkan solusi selain pendanaan, seperti pembayaran (payments) dan penerimaan pembayaran (collect payment) yang ditujukan untuk mengatasi masalah pengelolaan arus kas bagi UMKM.

Hingga saat ini, Grup Modalku telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp 52 triliun kepada lebih dari 5,1 juta transaksi, serta melayani sekitar 100.000 UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Zhi Yong Heng, Managing Partner AlteriQ Global, mengatakan, ACP berperan sebagai family office yang menangani seluruh kebutuhan keuangan dan investasi kliennya, seperti memastikan pengelolaan dan pertumbuhan kekayaan generasinya.

Sejak awal Grup Modalku berdiri, ACP melihat Grup Modalku sebagai partner utama dalam menyediakan akses kredit untuk UMKM, yang mana kedepannya juga bisa menjadi fasilitas pendanaan bagi para kliennya.

Di sisi lain, Orange Bloom sedang memperluas jangkauannya dan bertransisi menjadi pionir dalam isu-isu berkelanjutan.

Pendanaan berkelanjutan yang dihadirkan bertujuan untuk memberikan dukungan berupa akses pendanaan bagi UMKM termasuk individu untuk mengatasi perubahan iklim serta bertransisi ke praktik yang lebih berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon.

Hal ini sejalan dengan bagaimana Grup Modalku mulai menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan dan Sosial sejak awal tahun di lima negara Grup Modalku beroperasi.

Baca Juga:Salurkan Pendanaan Rp 48 Triliun, Grup Modalku Konsisten Dukung UMKM

Sistem ini merupakan kerangka penilaian risiko ESG (lingkungan, sosial, tata kelola) yang dirancang dengan bantuan teknis dari Dutch Good Growth Fund sebagai bagian dari penilaian kredit dalam proses pengajuan pendanaan UMKM.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU