Bogor, Selular.ID – Sejumlah vendor diketahui menaikkan harga jual smartphone besutannya sebagai reaksi terhadap melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bagaimana dengan smartphone Nokia?

“Kalau dari HMD Global, semua model yang sudah rilis, tidak ada revisi harga,” ucap Miranda Warokka, Head of Marketing Indonesia for HMD Global, saat ditemui Selular.ID di sela-sela acara Media Gathering Nokia di Bogor, Rabu (10/10/2018).

BACA JUGA:
Windows Phone Tamat, Nokia Tidak Pengaruh

Baik nilai tukar dolar naik atau turun, menurut Miranda, harga smartphone Nokia akan tetap dipertahankan seperti yang sudah ditetapkan.

“Kalau model yang baru dan akan keluar, sebisa mungkin kita tetap match dengan kompetisi di Indonesia. Jadi berapa harga yang ingin dipasarkan, sudah disesuaikan sebelumnya,” imbuhnya.

Miranda menuturkan melemahnya nilai tukar rupiah sampai di angka Rp15.263 terhadap dolar AS, tidak terlalu berasa di harga jual produk yang digelontorkan ke market. Menurutnya, belum krusial.

BACA JUGA:
Nokia 5.1 Plus Mulai Terima Android Pie

“Kita malah turunin harga untuk Nokia 2, 3, 5, dan 6. Karena memang sedang ada program flash out,” ungkap Miranda.

Smartphone terbaru Nokia 6.1 Plus dikatakan Miranda merupakan model pertama dari smartphone Android Nokia ‘generasi kedua’. Setelah 6.1 Plus, akan ada suksesor perangkat Nokia lainnya. Tetapi Miranda enggan merinci model apa saja yang dimaksud.

BACA JUGA:
Nokia 8.1 Resmi Meluncur, Ini Harganya

Sehingga wajar bila Nokia mulai menurunkan harga model ‘generasi pertamanya’ untuk menghabiskan stok yang ada.

Adapun empat smartphone Nokia yang mengalami penurunan harga yang dikatakan Miranda adalah berikut: