Jakarta, Selular.ID – XL Axiata melaporkan pertumbuhan pendapatannya. Perusahaan mengklaim pertumbuhannya unggul dibandingkan kompetitor.

“Pertumbuhan pendapatan kita di semester pertama tahun 2018 unggul dibanding kompetitor,” kata Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini, pada peluncuran PUB baru di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

“Industri tumbuh minus 12,3 persen sementara XL tumbuh positif 1 persen,” ucap Dian bangga.

BACA JUGA:
XL Axiata Luncurkan Modul Sisternet Berbasis Online

Dian menerangkan, bukan hanya pertumbuhan pendapatan, Ebitda XL Axiata juga mengalami pertumbuhan berarti.

“Ebitda industri tumbuh minus, artinya drop. Industri tumbuh minus 24,3 persen, sementara kita tumbuh positif 1,7 persen,” papar Dian.

Dua hal itu membuat pangsa pasar XL di enam bulan pertama 2018 naik menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di tanah air dengan raihan pangsa pasar 18,1 persen.

BACA JUGA:
30 Tim Pamerkan Proyek di Ajang Republic of IoT 2018

Penetrasi smartphone XL Axiata juga tercata paling tinggi di industri yakni di angka 77 persen, sementara industri ‘hanya’ 67 persen.

Pencapaian di atas, kata Dian, merupakan hasil dari strategi 3R yang sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir serta strategi dual brand, membangun infrastruktur yang luas, dan memberi produk yang tepat sasaran.