Jakarta, Selular.ID – Oppo Find X resmi menjadi smartphone flagship pertama dan termahal perusahaan di Indonesia. Penjualan perdana Oppo Find X sudah dimulai pada 8 Agustus 2018 dengan harga jual Rp13.499.000.

Selama ini (setidaknya empat tahun terakhir), pasar smartphone segmen premium (harga di atas Rp10 juta) di Indonesia maupun di dunia, selama ini didominasi dua vendor global: Apple dan Samsung.

Namun mulai tahun ini vendor lain turut berebut ceruk pasar yang sedikit namun menggiurkan itu. LG, Huawei dan Oppo mencoba peruntungannya dalam menjajakan smartphone premium di Indonesia.

LG G7+ ThinQ, Huawei P20 Pro, dan Oppo Find X sudah bisa dibeli konsumen Indonesia sebagai alternatif iPhone X dan Galaxy S9 untuk pembeli yang mempunyai kocek tak terbatas.

BACA JUGA:
Uji Fast Charging dan Ketahanan Baterai Saat Main Game Ala Oppo, Huawei dan Samsung

Mengingat bulan ini raksasa Korea Selatan Samsung segera mengeluarkan flagship terbaru Galaxy Note 9. Lalu bagaimana kesempatan Oppo di kancah pasar flagship Indonesia?

“Semua punya marketnya sendiri-sendiri. Gak akan beririsan. Rezeki sudah ada yang ngatur,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, pada acara Penjualan Perdana dan Trade In Day Oppo Find X di Indonesia, Rabu (8/8/2018).

Meskipun baru pertama menghadirkan flagship di Indonesia, Oppo optimis berkat hasil pre order yang disebutnya memuaskan.

“Di Asia Tenggara, Indonesia menjadi nomor satu untuk penjualan terbanyak Oppo Find X. Karena ada market (flagship) di sini,” imbuh Aryo.

BACA JUGA:
2019, Oppo Investasikan Rp21 Trilyun Untuk R&D

“Biasanya handphone flagship Oppo paling banyak terjual kuotanya di Indonesia, seperti F5 6GB, F7 128GB, termasuk Find X,” papar Aryo menjelaskan.

Ketika disinggung pangsa pasar flagship Oppo, Aryo menekankan pasar flagship pasti ada. Dari pengguna Oppo sendiri juga banyak yang menunggu flagship Find Series.

“Seberapa besar kita belum bisa lihat. Melihat jumlah pre order Find X yang lumayan besar, lumayan bergairah, itu menandakan Indonesia negara yang potensial, pembelinya juga potensial dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Berapa porsi flagship di Oppo sendiri?

“Belum bisa dihitung sekarang. Karena flagship baru hari ini keluar. Dan baru ada Oppo Find X doang. Yang jelas, lumayan bagus angkanya dari perangkat-perangkat sebelummya. F5 6GB dan F7 128GB kurang lebih angkanya ada di 20-30 persen. Kalau Find X belum tahu,” terang Aryo.

BACA JUGA:
Pertama Usung Super VOOC, Oppo R17 Pro Menuju Indonesia

Sebelumnya, Oppo mengumumkan sebanyak 40 persen kuota Oppo Find X di Indonesia sudah habis dipesan selama masa pre order. Tanpa menyebut angka riil, Aryo mengatakan jumlahnya ribuan.

Sebagai gambaran, kapasitas pabrik Oppo di Indonesia saat ini mampu merakit 1,5 juta unit smartphone per bulan. Ketika ada perangkat baru, Aryo mengatakan 60 persen produksi dikerahkan untuk memproduksi model baru tersebut.