.

Jakarta, Selular.ID – Facebook menjadi ajang untuk melancarkan serangan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Sejumlah cara pun telah dilakukan Facebook untuk menanggulangi konten radikal tersebut. Men-takedown konten negatif tersebut salah satunya.

“Kami bekerjasama dengan Kominfo dan Kepolisian untuk memberantas konten terorisme. Jika menemukan akun terorisme, pasti sudah kita take – down,” ucap Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari di kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Ruben menjelaskan bahwa, sekitar 450 akun radikalisme dan terorisme di Facebook sudah diblokir. Dia bersama pihaknya terus memonitor tindakan terorisme di Facebook.

“Pengguna Facebook bisa melaporkan langsung konten terorisme tersebut. Di Facebook ada tools nya yang dapat melaporkan konten negatif. Jika sudah dilaporkan, akan segera kami blok akun tersebut,” jelas Ruben.

Ruben menghimbau para pengguna Facebook agar tidak takut akan tindakan teroris tersebut. Facebook menunjukkan keprihatinannya atas aksi teror yang terjadi.

Baca juga: Kominfo : 70% Konten Terorisme di Internet Telah Dihapus

Tak hanya konten terorisme, Facebook bersama Kominfo juga memfilter konten negatif lainnya seperti pornografi. Facebook memang sedang dirundung berturut-turut permasalahan yang terjadi. Mulai dari kasus pencurian data, pendirian PT di Indonesia, konten negatif hingga aksi teror.