Sunday, July 12, 2020
Home News Huawei Rilis Perangkat 5G CPE Pertama di Dunia

Huawei Rilis Perangkat 5G CPE Pertama di Dunia

-

Jakarta, Selular.ID – Grup Bisnis Konsumen (CBG) Huawei meluncurkan perangkat 5G Customer Premise Equipment (CPE) yang merupakan perangkat terminal komersial pertama di dunia yang mendukung standar telekomunikasi 3GPP untuk 5G. Perangkat ini menandai pencapaian Huawei dalam persiapan menuju era konektivitas nirkabel generasi
berikutnya.

Guna menjamin performa puncak dari perangkat 5G CPE tersebut, Huawei menggunakan chipset Balong 5G01 yang dikembangkan sendiri yang merupakan chipset komersial pertama di dunia dan mendukung standar 3GPP untuk 5G, dengan kecepatan downlink teoritis mencapai 2,3 Gbps. Perangkat tersebut mendukung 5G di seluruh frekuensi termasuk sub-6GHz dan gelombang milimeter (mmWave) yang menawarkan solusi 5G menyeluruh yang cocok untuk berbagai jenis penggunaan. Dengan kehadiran chipset Balog 5G01, Huawei menjadi perusahaan pertama yang menyediakan solusi end-to-end 5G melalui tingkatan kemampuan jaringan, perangkat, dan chipset.

Richard Yu, CEO Huawei Consumer Business Group, mengatakan teknologi 5G akan menjadi pijakan untuk lompatan selanjutnya menuju dunia yang cerdas, sebuah dunia di mana manusia, kendaraan, rumah, dan berbagai perangkat lainnya saling terhubung dan menghasilkan sebuah pengalaman, wawasan kemampuan yang baru.

“Sejak tahun 2009, Huawei telah menginvestasikan 600 juta dolar AS untuk riset dan pengembangan teknologi 5G, yang membawa kami terdepan dalam hal inovasi untuk arsitektur jaringan, penggunaan spektrum, verifikasi lapangan, dan lainnya. Mulai dari kendaraan dan rumah yang terhubung, hingga AR/VR dan video hologram, kami berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem 5G yang mapan sehingga banyak orang dapat merasakan manfaat dari dunia yang terhubung dan mengubah cara kita dalam berkomunikasi dan berbagi,” kata Richard Yu.

Huawei 5G CPE memiliki dua model, yaitu perangkat berfrekuensi rendah (sub-6GHz) dan berfrekuensi tinggi (mmWave). Perangkat Huawei 5G CPE yang berfrekuensi rendah berukuran kecil dan ringan, serta sesuai dengan jaringan 4G dan 5G. Perangkat itu telah teruji dapat menembus kecepatan unduh hingga 2Gbps, atau lebih cepat 20 kali dari jaringan fiber 100Mbps.

Kecepatan ultra-fast tersebut memungkinkan pengguna untuk menikmati pengalaman VR video dan game, atau mengunduh serial TV dalam hitungan detik. Huawei 5G CPE berfrekuensi tinggi dapat digunakan di dalam dan luar ruangan.

Baca juga: Huawei P20 Plus Ditopang Kapasitas Baterai 4000mAh

Jaringan 5G menciptakan standar baru untuk kecepatan tinggi, lebar bandwith, koneksi nirkabel berlatensi rendah, dengan puncak downlink rate yang mencapai 20Gbps. Jaringan tersebut juga dapat mendukung satu juta perangkat dalam satu kilometer persegi dengan latensi hanya 0,5 milidetik. 5G juga menjanjikan koneksi yang sangat stabil antara manusia dan Internet of Things (IoT) sekaligus meningkatkan jumlah perangkat yang terhubung dan besaran data yang dibagikan.

Huawei telah mengembangkan strategi perangkat 5G yang berorientasi kepada pemanfaatan kecepatan tinggi, latensi rendah, kualitas 5G dengan konektivitas besar untuk menciptakan pengalaman pengguna yang kaya dan bervariasi. Strategi tersebut meliputi perangkat ponsel pintar, mobile Wi-Fi, modul industri, serta berbagai perangkat lain yang menghubungkan manusia dan perangkat di rumah, kendaraan, dan tempat lainnya.

Huawei telah bermitra dengan lebih dari 30 operator telekomunikasi terkemuka di seluruh dunia seperti Vodafone, Softbank, T-Mobile, BT, Telefonica, China Mobile dan China Telecom. Pada 2017, Huawei menggelar uji coba jaringan 5G komersil dengan sejumlah mitra dan telah menuntaskan uji interoperabilitas serta mulai menawarkan jaringan 5G komersil pada tahun 2018.

Latest