Friday, August 23, 2019
Home News Enterprise Apple Terperosok 24 Peringkat di Reputasi Tahunan

Apple Terperosok 24 Peringkat di Reputasi Tahunan

-

Jakarta, Selular.ID – Apple terperosok 24 angka, dari posisi 5 menjadi 29, dalam Reputation Quotient tahunan yang dibuat oleh perusahaan analisis The Harris Poll. Survei diikuti oleh 25.800 responden yang merupakan konsumen di Amerika Serikat.

Responden menyuarakan pendapat mengenai perusahaan mana yang menurut mereka memiliki reputasi terbaik.

Selama dua tahun berturut-turut pemenangnya adalah Amazon. Perusahaan nampaknya semakin dicintai konsumen setiap tahun, dan posisi pertama tahun ini menegaskan semuanya.

Satu hal yang menarik dalam survei tersebut adalah terkait peringkat Apple. Tahun lalu perusahaan menempati posisi 5, namun terjun 24 angka ke peringkat 29 tahun ini.

Lantas mengapa konsumen menempatkan Apple begitu rendah dalam rangking kali ini?

Menurut John Gerzema, CEO The Harris Poll, hal itu dikarenakan Apple tidak melepaskan produk yang mencuri perhatian atau teknologi yang mengguncang pasar.

apple terperosok, apple

Mungkin ada alasan lain, yakni kontroversi seputar beberapa produk Apple terbaru.

Pertama, perusahaan membuat kesalahan desain tahun lalu, setidaknya itulah yang dipikirkan konsumen.

Misalnya, peluncuran iPhone X menandai debut layar berponi (notch). Hal itu dianggap aneh oleh banyak orang yang tidak menyukainya.

Ditambah harga jual iPhone X dengan banderol USD999 (harga resmi di Indonesia Rp18 juta), yang dianggap terlalu mahal oleh banyak orang.

Selain notch dan banderol, apa yang lebih merusak reputasi Apple adalah urusan manajemen baterai seputar iPhone lawas.

Pada update iOS 10.2.1, Apple menambahkan fitur pengelolaan baterai yang memperlambat iPhone dengan baterai lawas untuk mencegah perangkat mati tiba-tiba.

Namun, semuanya terjadi di balik layar dan ketika pengguna akhirnya menemukan Apple secara sah memperlambat iPhone, mereka marah besar.

Perusahaan memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fitur manajemen baterai di iOS 11.3, namun beberapa pengguna mungkin sulit percaya kembali.

Baca juga: Rahasia Apple Patahkan Kutukan Dead Ringer

Ketiga, adalah isu seputar peluncuran HomePod, speaker pintar besutan Apple. Meski menjadi salah satu speaker terbaik di pasaran, meski dianggap “bodoh” oleh beberapa pengguna karena keterbatasan yang dimiliki asisten virtual bawaannya, Siri.

Selanjutnya, HomePod dibatasi hanya untuk menggunakan Apple Music, tanpa dukungan untuk layanan streaming musik lainnya, seperti Spotify, yang secara instan mematikan beberapa pembeli potensial.

Tambahan label harga solid USD349 (sekitar Rp5,5 juta) HomePod mungkin mengecewakan bagi beberapa pengguna.

Tiga alasan di atas menjadi “game over” untuk reputasi perusahaan.

Jika Apple ingin naik lebih tinggi dalam daftar reputasi di tahun mendatang, perusahaan harus menghindari kesalahan yang dibuatnya tahun lalu dan belajar dari kesalahan.

Apple bukan satu-satunya perusahaan yang turun dalam rangking. Rival senegara Google juga mendapat pukulan keras, terjun 20 tempat dalam polling, dari 8 di 2017, ke 28 tahun ini.

Latest