Friday, July 10, 2020
Home Games Kurangi Kecanduan, China Batasi Waktu Anak-Anak Bermain Game Smartphone

Kurangi Kecanduan, China Batasi Waktu Anak-Anak Bermain Game Smartphone

-

Mobile-gamingJakarta, Selular.ID – China sekarang sedang berusaha mengurangi kecanduan anak-anak terhadap game smartphone. Yakni dengan cara membatasi waktu yang bisa dimainkan anak-anak di tengah laporan meningkatnya kecanduan game.

Aplikasi smartphone hit Tencent yang menghantam game Honor of Kings (juga dikenal sebagai King of Glory), membatasi anak-anak di bawah usia 12, hanya 1 jam waktu permainan per hari. “Mereka juga tidak diizinkan masuk ke dalam permainan setelah pukul 9 malam,” kata Tencent.

Mereka yang berusia antara 12 sampai 18 akan dibatasi dua jam waktu permainan.

Langkah baru ini dapat memengaruhi sebagian besar basis pemain Honor of Kings agar lebih jujur ​​tentang usia mereka yang memainkan game ini.

Meski begitu, beberapa warga negara China merasa skeptis terhadap tindakan keras tersebut. “Bagaimana mereka akan mengidentifikasi dan mengkonfirmasi umur pemain? Tentunya anak-anak bisa saja diam-diam mendaftarkan diri dengan nama orang tua mereka jika itu dibutuhkan?” Kata seorang pengguna internet di Weibo.

“Mereka bisa menggunakan ID palsu untuk mendaftar,” kata pengguna lain menimpali.

Kebijakan ini dianggap obat tapi menyebabkan gangguan kejiwaan bagi remaja. Menurut Beijing News, lebih dari 57% pemain game adalah anak-anak usia sekolah dasar (SD), yang berusia di bawah 12 tahun. Namun Tencent menolak data tersebut, dengan menyebutkan bahwa proporsi pemain di bawah 12 cua berjumlah 3,62%.

Saham Tencent anjlok sebanyak 5,1%, dan ditutup dengan perdagangan saham nilai $17,5 miliar, setelah media Pemerintah China menyebut Honor of Kings sebagai “obat terlarang” yang mengganggu remaja.

“Permainan yang telah disebut sebagai racun ini, telah menunjukkan konsekuensinya.,” sebut People’s Daily yang dikelola negara dalam sebuah komentarnya. Hal ini merujuk pada sebuah insiden di mana seorang anak berusia 13 tahun melompat dari sebuah bangunan setelah dimarahi karena bermain game.

Seorang gamer berusia 17 tahun di wilayah Guangdong China awal tahun ini menderita stroke setelah menghabiskan 40 jam berturut-turut untuk bermain sebagai Honor of Kings.

China Daily melaporkan, game Honor of Kings menjadi game terlaris di dunia tahun ini, dengan perkiraan pendapatan sekitar $882 juta pada kuartal pertama 2017.

Pada Februari lalu, China memperkenalkan rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan untuk melarang anak-anak di bawah umur untuk bermain game online antara tengah malam hingga jam 8 pagi. (nth)

Latest