Beranda News Smartwatch Ini Usung Teknologi Jam Tangan Kinetik

Smartwatch Ini Usung Teknologi Jam Tangan Kinetik

-

Sequent-2Jakarta, Selular.ID – Jam tangan kinetik masih menjadi pilihan sebagian pengguna karena tidak membutuhkan baterai. Sebagai gantinya, arloji menggunakan daya gerak penggunanya untuk mengisi daya dengan cara digoyang-goyangkan. Bagaimana bila teknologi itu diterapkan ke smartwatch?

Sama seperti smartphone, smartwatch memiliki masalah baterai, karena mereka tidak bertahan cukup lama. Semua orang akhirnya harus mengisi ulang baterai setiap saat. Dalam upaya untuk memperbaiki kecenderungan ini, pengembang teknologi di situs penggalangan dana KickStarter, Sequent, menerapkan gerakan otomatis pada jam tangan tradisional untuk menciptakan sistem baterai kinetik untuk arloji cerdas besutannya.

Smartwatch Eponymous dari Sequent menggunakan sistem pengisian baterai sendiri yang mengisi daya saat penggunanya bergerak, seperti gerakan otomatis dalam jam tangan standar (namun melalui proses yang jauh berbeda). Smartwatch akan hadir dengan fitur standar mulai dari sensor detak jantung, pelacak aktivitas, GPS, Bluetooth, dan sistem pemberitahuan.

Pertanyaan terbesar seputar sumber daya kinetik untuk smartwatch adalah, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bergerak agar jam bertahan satu hari? Namun jika memang sumber energi kinetik layak dilakukan untuk smartwatch pada skala besar, seharusnya perusahaan besar sudah mencobanya sekarang.

Bila Anda tertarik dengan smartwatch yang ditawarkan Sequent di situs Kickstarter, arloji pintar itu ditawarkan dengan iuran donasi $189 atau sekitar Rp2,5 juta. Jika jumlah donasi mencapai target yang dibutuhkan untuk mulai memproduksi, perusahaan mengatakan bahwa jam tangan akan dijual seharga $438 atau setara Rp4,8 juta saat mencapai ritel.

Sebelum Anda menyerahkan donasi, seperti biasa, Kickstarters tidak menjamin apapun, apakah Sequent akan benar-benar terealisasi atau tidak.

Artikel Terbaru