Monday, July 13, 2020
Home News Enterprise Red Hat Sodorkan Solusi OpenStack 'Siap Pakai'

Red Hat Sodorkan Solusi OpenStack ‘Siap Pakai’

-

cloud computingJakarta, Selular.ID – Penyedia solusi open source, Red Hat, memiliki solusi Infrastructure-as-a-Service (IaaS) terbaru. Dinamakan sebagai Red Hat OpenStack Platform 10, solusi IaaS cloud ini disebut sangat scalable dan agile (lincah).

Singkatnya, IaaS hadir untuk menyediakan fondasi sumber daya komputasi, seperti server (compute), storage array, dan jaringan. Di sini, IaaS memungkinkan pengguna membangun infrastruktur virtual yang menghadirkan sumber daya (resource) tersebut.

Berbasis rilis open source project OpenStack ‘Newton’, Red Hat OpenStack Platform 10 menyodorkan sejumlah fitur baru yang meningkatkan skalabilitas keseluruhan sistem, memudahkan manajemen infrastruktur, dan meningkatkan orkestrasi sistem (persiapan, koordinasi, dan pengelolaan otomatis), sembari meningkatkan kinerja jaringan dan keamanan platform. Selain itu, Red Hat OpenStack Platform 10 juga hadir dengan siklus hidup (lifecycle) software lebih panjang dengan opsi hingga 5 tahun.

Menurut Radhesh Balakrishnan, General Manager, Openstack, Red Hat, OpenStack Platform 10 mendukung kesiapan enterprise terhadap OpenStack dengan memberikan landasan yang stabil, andal, dan terbuka bagi penerapan cloud, menghadirkan inovasi baru, seperti berbagai layanan dan peran yang bisa diatur (custom role), sekaligus menegaskan komitmen kami akan stabilitas enterprise, yang ditunjukkan oleh model dukungan ‘Long Life’ produk terbarunya.

Ratusan pelanggan telah mengandalkan Red Hat OpenStack Platform guna memperkuat private dan hybrid cloud mereka untuk berbagai penerapan (mission critical), termasuk BBVA; Cambridge University; FICO; NASA’s Jet Propulsion Laboratory; Paddy Power Betfair; Produban; Swisscom; UKCloud; dan Verizon. Selain itu, Red Hat OpenStack Platform didukung oleh ekosistem kuat yang terdiri dari beragam mitra bersertifikat, seperti Cisco, Dell EMC, Fujitsu, Intel, Lenovo, Rackspace, dan NetApp untuk  perusahaan enterprise, dan Ericsson, Nokia, NEC, Huawei, Cisco, dan lain-lain di industri telekomunikasi.

Red Hat OpenStack Platform 10 menghadirkan sebuah platform cloud andal yang dibangun atas backbone berskala enterprise dari Red Hat Enterprise Linux (RHEL) yang telah teruji selama ini. Terintegrasi dengan kode komunitas OpenStack yang mumpuni dari Red Hat, Red Hat OpenStack Platform menyediakan faktor agile (lincah) dalam skalabilitas dan responsif dalam memenuhi permintaan pelanggan tanpa mengurangi ketersediaan, kinerja, atau kebutuhan keamanan TI.

Termuat juga dalam Red Hat OpenStack Platform adalah Red Hat CloudForms sebagai platform manajemen dan pemantauan cloud hybrid yang tidak hanya mengawasi komponen infrastruktur OpenStack, tapi juga beban kerja (workload) aktif pada cloud OpenStack yang ada.

Selain itu, kapasitas penyimpanan sebesar 64 TB juga tersedia melalui Red Hat Ceph Storage, yang memungkinkan para penggunanya lebih baik dalam mengevaluasi, baik properti-properti solusi penyimpanan terkemuka Ceph yang fleksibel dan sangat scalable untuk lingkungan OpenStack.

Berbagai peningkatan dan update yang dihadirkan Red Hat OpenStack Platform 10 terbaru ini mencakup penyederhanaan pengalaman (user experience) pengguna, peningkatan fleksibilitas untuk skalabilitas yang lebih besar, jaminan data yang lebih besar, peningkatan kinerja bagi beban kerja yang intensif (membebani) jaringan, dan program sertifikasi hardware ‘ready-state’ baru.

Red Hat OpenStack Platform 10 juga memperkenalkan Distributed Continuous Integration (DCI) kepada para mitra utama, seperti Dell EMC, NEC, serta Rackspace. Pendekatan kolaboratif terhadap pengujian ini dapat membantu para mitra lebih efektif dalam menghadapi rilis-rilis baru Red Hat OpenStack Platform, dan memberikan para pelanggan stabilitas yang lebih besar dan solusi cloud yang jauh lebih berkualitas, yang sudah beberapa kali diuji melalui sistem cloud mereka yang terintegrasi secara khusus dibandingkan dengan penawaran sebelumnya.

Latest