IMG_20161129_114432Jakarta,Selular.ID – Investree finansial technology (Fintech) menghadirkan pembiayaan karyawan. Yaitu berupa fasilitas pinjaman berbasis teknologi digital yang diperuntukan bagi karyawan yang bekerja di perusahaan yang telah melakukan kerjasama dengan Investree.

 

Adrian Gunadi Co Founder dan Chairman Investree menjelaskan, pada prakteknya Investree berperan sebagai mitra perusahaan dari berbagai sektor atau unit yang telah listed atau berbentuk PT untuk memberikan akses atau bantuan pembiayaan di luar gaji pokok bagi karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.

 

“Seperti halnya kredit tanpa anggungan (KTA) bantuan pembiayaan tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh karyawan untuk berbagai keperluan mulai dari pendidikan, kesehatan yang tidak tercakup oleh asuransi, hingga renovasi rumah,”ujar Adrian di Jakarta (29/11/16).

 

Lebih jauh dia menjelaskan, menurut Adrian untuk syaratnya pun cukup mudah, karyawan yang menjadi peminjam harus berusia minimal 21 tahun, terdaftar sebagai karyawan di perusahaan yang bekerjasama dengan Investree. Untuk penghasilan, syaratnya memiliki gaji minimal Rp3,1 juta perbulan, dan mempunyai kelengkapan seperti KTP, NPWP, surat keterangan kerja dan slip gaji.

 

Adrian juga menegaskan kalau karyawan tidak perlu khawatir dengan proses dan prosedur yang ribet, karena semua dilakukan 100%. Menggunakan persetujuan kredit yang cepat dan analisis modern, dapat diajukan kapan saja selama 24 jam, efisiensi pembayaran pinjaman langsung dari potong gaji dan terbuka bagi karyawan tetap maupun kontrak. Untuk saat ini Investree bekerjasama dengan Bank Danamon.

 

Bagi perusahaan manfaat yang dihadirkan antara lain tidak perlu mengubah payroll, meningkatkan kesejahteraan karyawan, memperbaiki cash flow perusahaan, dapat menjadi program retensi karyawan, dan kesempatan bagi HR perusahaan untuk mengontrol secara digital.

 

“Karyawan merupakan bagian terpenting dari kesuksesan sebuah perusahaan, karena itu Investree menganggap bahwa meningkatkan kesejahteraan karyawan dari segi finansial adalah dapat dikembangkan seiring dengan hadirnya industri fintech,”tutur Adrian