Sunday, December 15, 2019
Home News Telkomsel dan Tri Bantah Pernah Lakukan Surat Bersama

Telkomsel dan Tri Bantah Pernah Lakukan Surat Bersama

-

IMG-20161019-WA0018Jakarta, Selular.ID – Menyusul beredarnya surat bersama yang dilakukan Indosat dan XL mengenai interkoneksi, dalam keterangan resminya Indosat menganggap hal tersebut jamak dilakukan.

“Kami juga menyampaikan surat bersama operator lain seperti Telkomsel dan H3I untuk topik yang berbeda.
Menyampaikan masukan dan saran kepada pemerintah melalui surat dalam setiap proses penyusunan sebuah kebijakan, baik secara sendiri maupun bersama, merupakan kegiatan korporat yang wajar,” ungkap Deva Deva Rachman, VP Corporate Communication Indosat Ooredoo dalam klarifikasinya.

Menanggapi pernyataan Indosat tersebut, Telkomsel seperti disampaikan VP Corporate Communication, Adita Irawati membantah pihaknya pernah melakukan surat bersama seperti yang dikatakan Deva. Dalam keteragan resminya Adita menegaskan bahwa Telkomsel tidak pernah menyampaikan surat kepada regulator yang berisi masukan bersama operator lain dalam satu surat dengan logo (lambang) perusahaan yang berbeda-beda dan dengan tandatangan bersama oleh perwakilan perusahaan. “Apalagi jika surat tersebut mengandung muatan kompetisi dengan operator lain yang berpotensi melanggar peraturan mengenai persaingan usaha” tegas Adita.

Lebih lanjut Adita juga menyampaikan bhwa dalam menjalankan perusahaan, Telkomsel selalu berpegang pada prinsip tatakelola perusahaan yang baik dan selalu patuh pada ketentuan dan perundangan yang berlaku termasuk yang mengatur persaingan usaha yang sehat.

Senada dengan Telkomsel, Danny Buldansyah, Wakil Dirut Hutchinson Tri Indonesia juga berkeberatan dengan statement yang disampaikan Indosat. “Saya tidak pernah sekalipun melakukan surat bersama apalagi menggunakan kop surat bersama. Selama masanya saya apalagi sebelum saya tidak pernah melakukan itu,” kata Danny saat ditemui Selular.

Danny juga merasa keberatan dan merasa dirugikan dengan pernyataan dari Indosat yang membawa-bawa nama Hutchinson Tri Indonesia. “Itu mencatut nama dan merugikan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketut Prihadi Kresna, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia menyatakan Kominfo menerima banyak masukan dari semua stakeholder  terkait dgn kebijakan yang akan diambil. “Soal bahwa masukan dibuat bersama-sama antara satu operator dengan yang lain, itu hak mereka dan sah-sah saja,” katanya.

Terkait permintaan XL dan Indosat kepada Kominfo untuk memberikan ijin akses data dan model perhitungan kepada konsultan yang mereka tunjuk tersebut, Ketut menegaskan Kominfo tidak memberikan izin tersebut

“Iya, kan mereka meminta, tapi bukan berarti kominfo memenuhi permintaan mereka kan. Kami tidak mengizinkan akses data yang diminta mereka,” pungkasnya.

Latest