spot_img
BerandaAppsAplikasi Karya Mahasiswa IPB, Bisa Sensor Konten Porno

Aplikasi Karya Mahasiswa IPB, Bisa Sensor Konten Porno

-

game smartphone

Jakarta, Selular.ID – Maraknya kasus asusila yang terjadi belakangan ini, konten porno ditenggarai menjadi penyebab dari maraknya kasus itu. Ini bisa dilihat dari data dan informasi, yang dicatat Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) bahwa 48 dari 85 juta pengguna internet di Indonesia sudah pernah menonton film porno, dan dari data itu, 62,7% pelajar tingkat SMP ditemukan sudah tidak perawan lagi.

Ini yang membuat tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) merancang aplikasi extention (add-ons application) pendeteksi situs pornografi untuk browser. Aplikasi tersebut diberi nama Integrated Porn Autocensor (IPA) atau ayosensor.in.

Mereka adalah Ilham Satyabudi, Yuandri Trisaputra dan Gusti Bimo Marlawanto, yang merupakan mahasiswa dari Ilmu Komputer IPB. Ilham Satyabudi selaku ketua tim mengatakan, kasus kejahatan seksual disertai pembunuhan sangat marak. Sebagian besar pelaku melakukan aksi kejahatan tersebut cenderung menonton film porno di internet.

Aplikasi IPA memiliki sensor khusus untuk mendeteksi konten berupa teks maupun gambar berbau porno di website. Aplikasi berbasis Google extension dan Mozilla Firefox add-on ini dapat diunduh secara gratis melalui Chrome store atau Mozilla add-ons. Atau melalui Mozila dan Chrome. Aplikasi ini berupa plugin browser yang harus di-install terlebih dahulu pada browser.

“Jika ada konten berupa teks atau gambar berbau pornografi, situs tersebut akan terdeteksi dengan sendirinya,” papar Ilham.

Baca juga :  Zoom Meeting Bakal Bisa Terjemahkan Bahasa Secara Otomatis

Ilham menuturkan, aplikasi ini baru bisa difungsikan pada laptop maupun komputer. Belum bisa digunakan pada smartphone. Selain itu, aplikasi ini hanya mampu menyensor konten berupa teks dan gambar. Belum sampai menyensor video.

“Untuk saat ini baru sebatas konten gambar dan teks,” imbuh Ilham

Meski demikian, aplikasi ini mampu menyensor sebanyak 199 kata yang berbau pornografi. “Kalau gambar tentunya yang berbau pornografi akan kena sensor,” ujarnya

Baca juga :  Solusi Telemedicine Bakal Menjadi Tren, Walapun Pandemi Covid-19 Berakhir

IPA atau Ayosensor.in diluncurkan pada tanggal 5 Juni 2016. Dalam waktu empat hari saja sudah diunduh 1.024 kali pengguna.Rencana pengembangan selanjutnya adalah memperbaiki sistem ini supaya bisa menyensor konten video dan proses penyensorannya dapat bekerja dengan cepat dan akurat.

spot_img

Artikel Terbaru