Tuesday, January 21, 2020
Home News Belum Ditanggapi Serius, RUU Ekonomi Kreatif Masih Mandek

Belum Ditanggapi Serius, RUU Ekonomi Kreatif Masih Mandek

-

image

Jakarta, Selular.ID – Ekonomi kreatif merupakan kekuatan pembangunan nasional karena sumber pertumbuhannya berbasis kreativitas dan inovasi. Semula ekonomi kreatif hanya menjadi bagian departemen, lalu naik level menjadi kementerian, dan sekarang menjadi badan dalam naungan Badan Ekonomi Kreatif asuhan Triawan Munaf.

Hampir setahun Triawan Munaf menjabat sebagai Ketua Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF), lembaga ini akan mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Kreatif sebagai usul inisiatif, agar pengembangan kegiatan ekonomi kreatif memiliki payung dan landasan hukum yang jelas dan tegas, salah satunya juga untuk melindungi para pekerja kreatif.

Masih sebatas wacana, pengajuan RUU Ekonomi Kreatif sendiri masih mandek dan belum ada progress. Pihak BEKRAF mengaku belum punya waktu sepanjang tahun ini untuk betul-betul melihal hal tersebut sebagai RUU yang harus ditanggapi dengan serius. Padahal, Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah mengusulkan RUU Ekonomi Kreatif ke DPR untuk dijadikan prioritas pembahasan pada 2015.

“Next kita akan mendesak hal itu dengan orang-orang yang bekerja di Kami. Saat ini, BEKRAF baru punya eselon satu dan dua,” kata Triawan, usai memberikan presentasi di Mobile Marketing Association, Jakarta (15/10/2015).

Bila RUU Ekonomi Kreatif telah disahkan, ini akan membuka pintu Indonesia untuk menjadi negera produsen bukan lagi sekedar konsumen. Ekonomi kreatif akan memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara, baik terhadap produk domestik bruto (PDB), ketenagakerjaan, ekspor, dan sektor lain.

Latest