Telkom Klaim Kabel Sistemnya Bakal Jadi yang Terbaik di Dunia

DUF_3937Jakarta, Selular.ID – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus membangun infrastruktur telekomunikasi di seluruh Indonesia untuk menghadirkan layanan broadband, baik mobile maupun fixed broadband. Program prestisius Telkom ini diberi nama Indonesia Digital Network (IDN).

Abdus Somad Arief, Direktur Network Telkom mengatakan, program IDN itu mencakup pembangunan jaringan tulang punggung (backbone) berupa jaringan kabel serat optik yang menghubungkan  pulau-pulau utama di seluruh Tanah Air, jaringan kabel serat optik ke rumah-rumah dan gedung-gedung perkantoran dan pemerintahan. Bahkan, Telkom terus membangun jaringan backbone yang menghubungkan Indonesia dengan luar negeri.

“Saat ini, Telkom sudah membangun jaringan backbone sepanjang 77 ribu kilometer kabel serat optik,” jelas Abdus Somad Arief yang akrab disapa ASA.

Telkom dijelaskan ASA juga membangun jaringan backbone yang menghubungkan Indonesia dengan negara lain. Salah satu proyek yang sedang digarap adalah proyek kabel laut dari Dumai sampai Manado. Dari Dumai, kabel optik jalur internasional akan terus ditarik ke Timur Tengah hingga Eropa. Sedangkan dari Manado akan ditarik terus hingga ke Amerika Serikat. Jalur ini adalah jalur primadona karena selama ini jalur backbone internasional yang melalui Singapura dan Hongkong mampir-mampir, tapi jalur Dumai-Manado ini akan langsung ke Eropa dan Amerika. Proyek yang diharapkan selesai awal 2017 ini sekaligus menjadikan Indonesia sebagai hub internasional.

“Jika sudah selesai kita akan punya hub internasional terbaik yang ada di dunia,” ujar ASA dengan bangga dalam diskusi Broadband Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Masa Depan di Jakarta, Kamis (21/5/2015).

Lebih lanjut ASA mengatakan, saat ini jaringan backbone Telkom baru menghubungkan Banda Aceh hingga Jaya Pura.

Sedangkan untuk jaringan kabel optik ke rumah-rumah, ASA mengatakan, dari 13,2 juta homepass yang tersedia, Telkom menargetkan bisa menyediakan jaringan kabel serat optik ke rumah-rumah (fiber to the home/FTTH) sebanyak tiga juta rumah yang bisa menikmati layanan Triple Play yakni layanan telepon, internet, dan TV sekaligus dengan kecepatan sampai 20 Mbps bahkan bisa sampai 40 Mbps demi melayani TV yang sudah 4K.

Untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi (broadband) itu, Telkom membangun jaringan kabel serat optik langsung ke rumah-rumah, gedung perkantoran atau pemerintah, dan ke base transceiver station (BTS). Jaringan kabel serat optik ke BTS itu sekaligus untuk menyediakan akses ke rumah-rumah yang dilaluinya.