Monday, January 20, 2020
Home News Internet of Things Menjadi Fokus Samsung di 2015

Internet of Things Menjadi Fokus Samsung di 2015

-

image
Suasana eksibisi produk di Samsung Forum 2015.

Bangkok, Selular.ID – Setiap tahun, Samsung punya tradisi menggelar hajatan untuk memamerkan semua lini produk baru yang akan dilepas ke pasar. Sebelumnya, dua tahun berturut-turut ajang ini digelar di Indonesia. Tahun ini, acara bertajuk Samsung Forum 2015 berlangsung di Bangkok, Thailand. Selular.ID menjadi salah satu media yang berkesempatan untuk mengetahui pertama kali berbagai produk baru tersebut.

Internet of Things (IoT) menjadi tema besar sekaligus menandakan fokus raksasa elektronik ini ke depan. “Internet of Things menjadi visi kunci di tahun 2015 karena ini mengubah cara kita untuk bekerja dan melakukan aktivitas sehari-hari,” ujar YS Jeon, President & CEO Samsung Electronics South East Asia & Oceania, dalam sambutannya saat membuka Samsung Forum yang digelar di Impact Forum, Bangkok (12/02/2015).

Konsep IoT adalah setiap perangkat bisa terhubung dengan perangkat lain menggunakan koneksi internet. Hal ini memang diperlihatkan pada beberapa produknya.

Samsung mengembangkan sistem operasi terbuka Tizen yang dirancang untuk mendukung IoT termasuk di dalamnya smartphone, smart watch, smart TV dan sebagainya.

Di smartphone, Tizen telah tertanam di Samsung Z1 yang saat ini sudah dipasarkan di India. Sayangnya masih belum ada kepastian rilis Di Asia Tenggara. Di ajang inipun, smartphone pertama berbasis Tizen tersebut tidak diperlihatkan. Kemudian ada jam pintar Tizen Samsung Galaxy Gear yang saat ini sudah tersedia di Indonesia.

Perangkat terbaru yang memakai Tizen adalah di sektor elektronic consumers khususnya televisi. Samsung merilis trio smart TV tipe JS9500, JS9000, dan JS 8500 yang memakai teknologi layar nano kristal proprietary yang eco friendly dengan basis Tizen. Pihak Samsung mengatakan dengan Tizen membuka kemungkinan lebih luas dari televisi sebagai pusat hiburan terintegrasi. “Semua jajaran smart TV Samsung yang diproduksi di tahun 2015 akan memakai Tizen,” ungkap Brad Wright, Director Samsung Electronics Australia.

Untuk penggemar fotografi, terdapat dua produk baru Samsung NX1 dan Samsung NX500 untuk bersaing dengan kompetitor di pasar kamera mirrorless. Kedua kamera tersebut sayangnya masih belum memiliki sistem operasi terbuka, namun sudah mendukung konektivitas Wi-Fi, NFC, dan Bluetooth untuk sharing konten foto.

Di line-up smartphone, tidak ada produk flagship yang benar-benar baru. Samsung Galaxy Note Edge adalah smartphone yang akan dirilis Maret mendatang, namun produk ini sudah dirilis secara global September silam. Selain itu,  Samsung menambah ponsel baru di seri A yakni Galaxy A7. Kemudian seri baru E yang lebih fungsional dengan kehadiran E7 dan E3 serta di entry level ada J1.

Konsep IoT berikutnya bisa ditemukan di printer seri Smart Multixpress yang menyasar segmen bisnis. Printer ini dijejali sistem operasi Android dan platform cloud mobile. Selain itu, masih ada lagi beberapa inovasi menarik yang dipamerkan seperti kaca mata augmented reality Samsung Gear VR, robot pembersih debu, dan sebagainya.

Latest