Selular.ID – Laporan terbaru dari perusahaan riset pasar Smart Analytics Global (SAG), menyebutkan bahwa seri Galaxy A kelas menengah dari Samsung berhasil melampaui jajaran iPhone 17 milik Apple dan menjadi keluarga ponsel pintar terlaris di dunia pada kuartal kedua 2026.
Seri Galaxy A mencakup 18% dari total pengiriman ponsel pintar global—naik 11% dibandingkan tahun sebelumnya—berdasarkan laporan “Smartphone 360” yang dirilis pada 15 September oleh SAG.
Seri 17 milik Apple menempati peringkat kedua dengan pangsa pasar 16%, meskipun angka pengirimannya melonjak 24% secara tahunan (year-on-year).
Seri Redmi dari Xiaomi berada di peringkat ketiga dengan pangsa 7%, diikuti oleh seri S Samsung dan seri 16 Apple yang masing-masing mencatatkan angka sekitar 4%.
Jajaran seri 17 ini mencakup model 17, 17e, 17 Pro, dan 17 Pro Max. CFO Apple, Kevan Parekh, mengungkapkan kepada Financial Times pada April lalu bahwa seri tersebut merupakan “jajaran produk paling populer dalam sejarah kami.”
Baca Juga: Buntut Peluncuran iPhone Duo, Market Share Samsung Auto Tergerus
Meskipun Samsung memimpin peringkat kategori lini produk ponsel pintar, Apple mendominasi penjualan model-model spesifik. Model 17, 17 Pro Max, dan 17 Pro menempati tiga posisi teratas secara global.
Seri premium S26 milik Samsung kehilangan momentum setelah mengawali kiprahnya dengan kuat pasca-peluncuran pada bulan Maret.
Secara gabungan, S26, S26 Plus, dan S26 Ultra mencakup sekitar 4% dari total pengiriman ponsel pintar global pada kuartal kedua, dengan angka pengiriman yang turun 18% secara tahunan (year-on-year).
Data SAG menunjukkan penurunan yang lebih luas pada lini ponsel pintar kelas terjangkau dan menengah, seiring dengan kenaikan biaya komponen yang mendorong produsen untuk menaikkan harga jual.
Pengiriman seri Redmi dari Xiaomi turun 17% secara tahunan, sementara seri Y dari Vivo dan seri A dari Oppo masing-masing mencatat penurunan sekitar 18%.
Seri X dari Honor turun 24%, seri G dari Motorola turun 35%, dan seri Poco dari Xiaomi mencatat penurunan paling tajam di antara lini produk utama yang dipantau, yakni anjlok sekitar 40%.
Huawei menjadi salah satu dari sedikit merek besar—selain Apple dan Samsung—yang berhasil melawan tren penurunan tersebut.
Seri Nova miliknya mencatat pertumbuhan 19% secara tahunan, sementara seri Changxiang yang berfokus pada pasar China melonjak hingga 94%.
Baca Juga: Samsung Galaxy SmartTag3 Kini Mendukung iOS dan Baterai Lebih Lama


