Selular.ID – Samsung Galaxy A08 resmi hadir di Indonesia pada 25 September 2026 dengan harga mulai Rp2.999.000 untuk varian RAM 4GB dan penyimpanan 64GB.
Harga tersebut terlihat melonjak tajam jika dibandingkan Galaxy A07 yang ketika meluncur pada Agustus 2025 hanya Rp1.399.000 dengan konfigurasi memori sama.
Samsung juga menawarkan Galaxy A08 4GB+128GB seharga Rp3.599.000. Namun, tingginya harga Galaxy A08 sebenarnya tidak bisa hanya dibandingkan dengan harga peluncuran pendahulunya.
Pasalnya, harga Galaxy A07 juga terus mengalami kenaikan. Berdasarkan pengecekan September 2026, Galaxy A07 4GB+64GB kini mencapai Rp2.599.000 sehingga selisih harga aktual dengan Galaxy A08 hanya Rp400.000.
Harga Galaxy A07 Sudah Naik 86 Persen
Galaxy A07 awalnya dijual Rp1.399.000 pada Agustus 2025. Harganya kemudian naik menjadi Rp1.599.000 pada Maret 2026 dan Rp1.799.000 pada Mei.
Kenaikan berlanjut menjadi Rp1.899.000 pada Juni, Rp1.999.000 pada Juli, kemudian melonjak menjadi Rp2.499.000 pada Agustus dan Rp2.599.000 pada September 2026.
Dengan demikian, dalam kurun sekitar satu tahun, harga Galaxy A07 telah naik sekitar 86 persen dari banderol peluncurannya.
Kondisi tersebut membuat selisih Galaxy A07 dan Galaxy A08 sekarang jauh lebih kecil dibandingkan jika harga peluncuran keduanya langsung dibandingkan.
Baca juga:
- Samsung Klaim Galaxy S26 FE Solusi Memilih Hp flagship
- Samsung Tunjuk XDC Indonesia sebagai Distributor IFP Resmi
Galaxy A08 Bawa RAM Lebih Kencang dan Baterai 6.000mAh
Kenaikan harga juga dibarengi sejumlah peningkatan spesifikasi pada Samsung Galaxy A08.
Galaxy A08 menggunakan MediaTek Helio G99+ dengan RAM LPDDR5, meningkat dari Helio G99 dan LPDDR4X pada Galaxy A07.
Samsung menyebut LPDDR5 mampu menawarkan transfer data hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Kapasitas baterainya juga melonjak dari 5.000mAh menjadi 6.000mAh.
Galaxy A08 turut mendapatkan sertifikasi IP64 untuk memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air.
Samsung juga membawa sejumlah kemampuan berbasis AI seperti Circle to Search, Google Gemini dan Perplexity.
Dukungan perangkat lunaknya mencapai enam generasi pembaruan sistem operasi dan enam tahun pembaruan keamanan.
Harga Memori Ikut Tekan Smartphone Murah
Ada faktor lain yang membuat harga smartphone entry-level pada 2026 semakin tertekan, yakni kenaikan harga komponen memori.
Counterpoint Research mencatat kenaikan harga memori mendorong biaya Bill of Materials smartphone kelas bawah meningkat sekitar 70 persen secara tahunan pada kuartal II 2026.
Lebih dari 40 persen model smartphone juga disebut mengalami kenaikan harga sepanjang 2026. Secara global, harga smartphone rata-rata meningkat sekitar 15 persen.
Produsen akhirnya menghadapi tekanan untuk meneruskan sebagian kenaikan biaya komponen kepada konsumen.
Meski demikian, Samsung tidak secara spesifik menyatakan kenaikan harga memori sebagai penyebab Galaxy A08 dibanderol lebih mahal.
Kondisi tersebut lebih tepat dilihat sebagai konteks industri yang ikut menekan harga smartphone sepanjang 2026.
Galaxy A08 Mahal, tetapi Galaxy A07 Juga Naik
Jika hanya melihat harga peluncuran, kenaikannya memang mencolok. Galaxy A07 4GB+64GB diluncurkan Rp1.399.000, sedangkan Galaxy A08 dengan konfigurasi sama mencapai Rp2.999.000 atau terpaut Rp1,6 juta.
Namun dengan harga Galaxy A07 pada September 2026 yang sudah mencapai Rp2.599.000, perbedaannya tinggal Rp400.000.
Dengan tambahan Rp400.000 tersebut, Galaxy A08 menawarkan Helio G99+, RAM LPDDR5, baterai 6.000mAh, IP64 serta sejumlah fitur AI.
Jadi, harga Samsung Galaxy A08 yang mendekati Rp3 juta bukan hanya cerita mengenai penerus Galaxy A07 yang semakin mahal.
Kenaikan harga Galaxy A07 sendiri, peningkatan hardware serta tekanan biaya komponen global memperlihatkan bahwa segmen smartphone murah pada 2026 ikut menghadapi era baru: spesifikasi naik, tetapi harga entry-level juga semakin terkerek.


