Selular.ID -

Samsung, Apple dan Huawei yang Bisa Bersaing Jadi Raja Handphone di Tengah Krisis Memori

BACA JUGA

Selular.ID – Apple dan Samsung akan berebut posisi sebagai raja handphone di tengah krisis chip memori yang melanda smartphone.

Dalam prediksi Counterpoint Research, Samsung Electronics Co bisa saja kembali merebut posisi teratas di pasar ponsel pintar tahun ini.

Jika Samsung menjadi raja handphone tentu menjadi tanda ketahanannya yang lebih baik terhadap kenaikan harga chip memori.

Pasalnya, krisis pasokan memori semakin parah sepanjang tahun ini dan Counterpoint kini memperkirakan penurunan 14,3% dalam pengiriman unit ponsel global untuk tahun 2026.

Baca juga:

Dalam prediksinya tersebut, Counterpoint menyebut jika produsen smartphone asal China menjadi pihak yang paling terpukul.

Samsung, dengan rantai pasokannya yang sangat terintegrasi dan jaringan distribusi yang matang, menjadi pengecualian dengan pertumbuhan yang diperkirakan sebesar 0,8%, sehingga menempatkannya tepat di depan Apple Inc.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Counterpoint juga menuliskan pasar secara keseluruhan diperkirakan akan kembali mengalami penurunan pada tahun 2027 sebelum pulih pada tahun berikutnya.

Apple, seperti Samsung, diperkirakan akan tahan terhadap tekanan harga yang disebabkan oleh komponen yang lebih mahal, namun para peneliti mengambil pandangan yang lebih hati-hati terhadap produsen iPhone tersebut.

Di luar Samsung, hanya Huawei Technologies Co dari China, yang telah membangun pasokan perangkat kerasnya sendiri akibat sanksi AS.

Counterpoint menyebut Huawei yang diperkirakan juga akan mempertahankan pertumbuhan yang signifikan untuk produsen asal China.

“Kembalinya Samsung ke posisi teratas berkat kemampuan komponen internalnya, portofolio yang luas, serta hubungan yang sudah terjalin dengan operator dan ritel,” kata Yang Wang, analis utama Counterpoint.

“Produsen ponsel pintar terkemuka asal Tiongkok diperkirakan akan menghadapi tekanan pengiriman yang jauh lebih besar.”

“Konsolidasi industri yang semakin cepat tetap menjadi skenario dasar Counterpoint selama siklus penurunan ini,” lanjutnya.

Anjloknya Produsen China

Di antara merek-merek yang paling terpapar pada segmen pasar yang sensitif terhadap harga, Wang memperkirakan penurunan pengiriman hingga 34%.

OPPO pada musim panas ini mulai membatasi merek OnePlus, yang sebelumnya menjadi contoh langka merek China yang berhasil menembus pasar AS — berkat strategi harga yang agresif.

Pesaing seperti Xiaomi Corp., vivo, dan Honor Device Co. semuanya sedang merestrukturisasi portofolio mereka dan mengembangkan model-model premium yang dapat lebih baik menyerap biaya komponen esensial yang lebih tinggi.

Fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang inovatif dan iPhone lipat dari Apple yang sangat dinantikan tahun ini tampaknya tidak akan memicu gelombang upgrade besar-besaran.

“Smartphone lipat dan AI terintegrasi dalam perangkat seharusnya mendukung diferensiasi produk dan premiumisasi, tetapi diperkirakan tidak akan menciptakan siklus pengiriman yang luar biasa secara luas,” kata Wang.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU