Selular.ID – CBN dan Alibaba Cloud menjalin aliansi strategis jangka panjang untuk mempercepat adopsi Artificial Intelligence (AI) dan cloud di kalangan perusahaan Indonesia.
Kolaborasi yang diumumkan pada 26 Agustus 2026 ini menggabungkan konektivitas, infrastruktur cloud, platform AI, serta layanan implementasi dalam satu ekosistem untuk membantu pelanggan enterprise mengembangkan aplikasi AI dan meningkatkan produktivitas.
Melalui kerja sama tersebut, CBN memperluas perannya sebagai Digital Infrastructure & AI Solutions Provider. Perusahaan akan memanfaatkan infrastruktur dan ekosistem Alibaba Cloud untuk mengembangkan portofolio solusi AI bagi pelanggan enterprise, sekaligus memodernisasi kapabilitas teknologi internalnya.
“AI kini bukan lagi sekadar teknologi baru, melainkan fondasi baru bagi cara perusahaan beroperasi. Melalui kolaborasi dengan Alibaba Cloud, kami ingin menghadirkan ekosistem AI yang dapat langsung dimanfaatkan oleh lebih dari 8.000 pelanggan enterprise CBN dan lebih dari 700.000 pelanggan consumer CBN dalam meningkatkan produktivitas, membangun aplikasi berbasis AI, serta mempercepat transformasi bisnis,” ujar Dedy Handoko, Commerce Director CBN.
Fokus pada Ekosistem AI End-to-End
Aliansi CBN dan Alibaba Cloud tidak hanya mencakup penyediaan model AI. Ekosistem yang ditawarkan mencakup infrastruktur cloud, platform AI, kemampuan menjalankan model AI atau AI inference, serta layanan untuk membangun dan mengoperasikan solusi AI enterprise secara end-to-end.
Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan mengembangkan aplikasi AI sekaligus mengintegrasikannya dengan sistem bisnis yang sudah digunakan. CBN menyebut layanan akan dikembangkan secara bertahap dengan fokus pada kebutuhan organisasi untuk mengadopsi AI secara lebih cepat, aman, dan terukur.
Dari sisi Alibaba Cloud, kolaborasi ini membawa teknologi cloud dan AI perusahaan, termasuk model Qwen, ke lebih banyak organisasi di Indonesia.
“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah melayani pelanggan kami di Indonesia melalui layanan cloud dan AI kami yang andal. Kami berharap dapat menghadirkan kemampuan terdepan ini, termasuk model Qwen dan teknologi cloud canggih kami, kepada berbagai organisasi di seluruh Indonesia melalui kemitraan ini,” kata Ananda Budi, Lead Solution Architect in Indonesia, Alibaba Cloud.
Untuk implementasi di Indonesia, solusi AI dalam kolaborasi ini berjalan di atas infrastruktur Alibaba Cloud yang berada di Indonesia. CBN menyatakan pendekatan tersebut ditujukan untuk memberikan latensi lebih rendah dibandingkan akses ke infrastruktur yang berada di wilayah yang lebih jauh.
Selain mendukung performa aplikasi AI, penggunaan infrastruktur lokal juga diarahkan untuk menjaga efisiensi operasional ketika perusahaan menjalankan berbagai kebutuhan pemrosesan AI.
Hadirkan CBN Digital Worker
Produk pertama yang diperkenalkan melalui kolaborasi tersebut adalah CBN Digital Worker. Platform ini menggunakan teknologi Alibaba Cloud dan model Qwen untuk membantu perusahaan membangun tenaga kerja digital atau digital workforce sesuai struktur organisasi dan kebutuhan bisnis.
CBN Digital Worker dirancang berbeda dari chatbot konvensional. Setiap digital worker dapat memiliki jabatan, persona, tingkat kemampuan, basis pengetahuan atau knowledge base, serta hak akses yang dikonfigurasi berdasarkan fungsi dan tanggung jawabnya.
Perusahaan dapat menempatkan digital worker pada struktur organisasi, memberikan tugas, menghubungkannya dengan sumber data internal, menentukan batas akses terhadap informasi, serta menerima hasil pekerjaan dalam bentuk dokumen maupun deliverable lainnya.
Platform tersebut juga mendukung pengelolaan siklus hidup tenaga kerja digital. Cakupannya meliputi penempatan, pelatihan, evaluasi kinerja, hingga pengembangan kemampuan berdasarkan kebutuhan organisasi.
Menurut CBN, model tersebut memungkinkan AI digunakan tidak hanya untuk memberikan jawaban, tetapi juga menjalankan pekerjaan tertentu dalam proses bisnis yang terstruktur. Pengetahuan internal perusahaan dapat dihubungkan ke digital worker dengan pengaturan akses yang disesuaikan dengan peran masing-masing.
“CBN Digital Worker menyediakan tenaga kerja digital berbasis AI yang dapat ditempatkan pada fungsi bisnis tertentu, memiliki peran yang jelas, memahami pengetahuan perusahaan, serta menghasilkan pekerjaan yang dapat langsung digunakan. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan membangun kapasitas baru tanpa harus mengubah proses bisnis yang sudah berjalan dan lebih efisien,” ujar Dedy.
CBN Digital Worker akan tersedia melalui model berlangganan untuk pelanggan enterprise dan consumer. Ke depan, CBN juga membuka peluang kemitraan sehingga pihak lain dapat membangun solusi AI agent mereka sendiri di atas platform tersebut.
Siapkan Akses ke Berbagai Model AI
Selain Digital Worker, CBN akan mengembangkan portofolio layanan AI lainnya. Salah satunya adalah AI Agent yang ditujukan sebagai Digital Workforce, serta platform AI untuk membantu perusahaan mengembangkan aplikasi berbasis Generative AI sesuai kebutuhan masing-masing organisasi.
CBN juga akan menyediakan Open Router Indonesia. Layanan ini dirancang sebagai gerbang terpadu bagi pelanggan enterprise untuk mengakses berbagai model AI melalui satu Application Programming Interface (API), yaitu antarmuka yang memungkinkan aplikasi berkomunikasi dengan layanan AI.
Melalui mekanisme tersebut, pelanggan dapat memperoleh akses ke berbagai model AI melalui satu API dengan mekanisme penagihan lokal dalam satu tagihan. CBN menempatkan layanan ini sebagai bagian dari upaya menyediakan akses AI yang lebih terintegrasi bagi perusahaan.
Seluruh portofolio tersebut akan dikembangkan agar dapat terhubung dengan sistem bisnis yang sudah dimiliki pelanggan. CBN menargetkan implementasi AI tidak berhenti pada tahap uji coba, tetapi dapat digunakan dalam aktivitas operasional perusahaan.
Kolaborasi ini juga menggabungkan kapabilitas masing-masing perusahaan. Alibaba Cloud membawa teknologi cloud dan AI global, sedangkan CBN menyediakan pengalaman lokal dalam konektivitas, implementasi solusi enterprise, layanan profesional, serta dukungan pelanggan di Indonesia.
“Melalui kerja sama kami dengan CBN, kami berharap dapat membantu lebih banyak perusahaan di Indonesia memanfaatkan ekosistem AI Alibaba Cloud untuk mengembangkan aplikasi berbasis AI, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat transformasi digital. Bersama CBN, kami berupaya menjadikan teknologi AI lebih mudah diakses dan memberikan nilai nyata bagi para pelaku bisnis,” tambah Budi.
Ke depan, CBN dan Alibaba Cloud akan mengembangkan layanan AI secara bertahap untuk kebutuhan perusahaan di Indonesia. Area yang dituju mencakup pengembangan aplikasi AI, otomatisasi proses bisnis, peningkatan produktivitas, serta dukungan terhadap inovasi di berbagai sektor industri.
Baca Juga: nPerf: Biznet dan CBN Pimpin Kinerja Internet Tetap Indonesia


