Selular.ID – Motorola Indonesia mengumumkan strategi ekspansi bisnis untuk 2026 dengan menyiapkan 16 Stock Keeping Unit (SKU) aktif yang menyasar segmen pasar spesifik dan premium di seluruh wilayah Nusantara.
Langkah ini diambil untuk memperkuat penetrasi merek pasca-kembali ke pasar ponsel pintar Tanah Air.
Sekaligus meningkatkan kinerja penjualan secara berkelanjutan di tengah kondisi industri yang dinamis.
Ekspansi produk premium tersebut dirancang untuk merangkul berbagai segmentasi pengguna dengan keunggulan spesifikasi dan harga yang disesuaikan.
Melalui penambahan portofolio ini, Motorola berhasil mencatatkan peningkatan Indeks Selling Price (ISP) atau rata-rata harga jual produk, sekaligus memperluas jangkauan distribusi nasional dari Sabang sampai Merauke.
Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia, mengungkapkan bahwa strategi fokus pada lini produk berkualitas tinggi terbukti mampu menopang pertumbuhan volume penjualan dan menjaga traksi positif perusahaan.
“Jaringan distribusi yang luas serta penerimaan pasar yang kuat menjadi fondasi penting bagi portofolio perangkat terbaru maupun varian lama Motorola di tingkat peritel,”ujar Bagus, di Jakarta, (06/10/26).
Lonjakan Proyeksi Penjualan Perangkat dan Distribusi Nasional
Kinerja operasional Motorola menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat proyeksi penjualan bulanan.
Dikatakan Bagus, Motorola mencatat lonjakan proyeksi hingga 1,7 kali lipat setiap bulannya.Pencapaian pertumbuhan tersebut tetap didukung oleh daya serap pasar yang tinggi terhadap portofolio produk terdahulu.
Pertumbuhan volume ini berhasil diraih meskipun kondisi industri smartphone secara umum mengalami penurunan proyeksi permintaan.
Hal tersebut menandakan efektivitas strategi penataan segmen produk yang diterapkan oleh jajaran manajemen lokal.
Jangkauan distribusi perangkat Motorola saat ini telah menyentuh sekitar 700 ribu titik serta jaringan mitra peritel di seluruh Indonesia.
Cakupan geografi yang merata memfasilitasi ketersediaan produk premium secara langsung ke konsumen di berbagai wilayah area prioritas maupun daerah berkembang.
Fokus Segmen Premium dan Penguatan Posisi Bisnis
Penerapan strategi 16 SKU aktif ini diposisikan untuk mengamankan margin keuntungan dan nilai tambah produk (value proposition).
Setiap varian perangkat dikembangkan dengan spesifikasi teknis yang disesuaikan pada kebutuhan ceruk pasar tertentu, mulai dari perangkat kelas menengah atas hingga lini flagship berbasis teknologi terkini.
Strategi diversifikasi portofolio premium ini sekaligus menjadi katalis utama dalam menaikkan ISP Motorola di Indonesia.
Kenaikan nilai jual rata-rata memberikan keunggulan struktur biaya bagi operasional bisnis dan memperkuat kemitraan dengan penyedia layanan manufaktur serta peritel lokal.
Melalui konsistensi pasokan produk dan peningkatan performa komersial, Motorola menargetkan keberlanjutan pertumbuhan bisnis di pasar seluler nasional.
Baca Juga:Motorola Gulirkan Pembaruan Android 17 untuk Motorola Edge 60 Fusion
Penataan rantai pasok dan segmentasi produk yang presisi diharapkan mampu memantapkan posisi Motorola sebagai salah satu pemain utama industri telekomunikasi Indonesia dalam jangka panjang.


