Top 5 India 2022, Cuma Oppo yang Tumbuh Positif

Oppo Reno8 Series
Oppo Reno8 Series

Selular.ID – Canalys kembali mengeluarkan laporannya mengenai pasar India untuk Q4 tahun lalu dan 2022 penuh.

Ini adalah pertama kalinya terjadi penurunan pengiriman di Q4 dibandingkan dengan Q3.

Tahun demi tahun, kuartal terakhir mengalami penurunan volume sebesar 27% dan mendorong hasil keseluruhan tahun ini menjadi turun 6% dibandingkan tahun 2021.

Untuk pertama kalinya dalam 20 kuartal, Samsung mengambil posisi teratas sebagai vendor smartphone terbesar untuk pertama kalinya sejak 2017, mengalahkan Xiaomi.

Namun, Xiaomi tetap di atas selama 2022 tahun penuh.

Baca Juga: Canalys: Pasar Smartphone Menyusut di Q4 2022, Apple Mendominasi Top 5

Meskipun pengiriman Samsung tahun 2022 turun sebesar 21%, Samsung berhasil mengamankan bagian terbesar pasar India di Q4 dengan pangsa 21%, peningkatan 2 poin persentase dari tahun ke tahun.

Vivo paling banyak meningkatkan penjualannya di antara vendor besar, pengiriman tumbuh 13% untuk mengamankan 20% pangsa pasar dan posisi kedua.

Xiaomi turun ke posisi ketiga di Q4 dengan penurunan penjualan sebesar 40% dan hampir tidak berhasil mengungguli Oppo yang melihat pertumbuhan 10% dan hanya kurang 100.000 unit dari pencapaian Xiaomi.

Realme bernasib lebih buruk di Q4, mengirimkan hanya sepertiga dari apa yang dikelolanya pada kuartal yang sama tahun 2021 dan terpuruk ke posisi kelima.

Baca Juga: Top 5 Ponsel Tercepat di Indonesia untuk Download dan Upload

Melihat tahun 2022 secara keseluruhan, Xiaomi masih memimpin pasar dengan pangsa 20%, tetapi sekali lagi kehilangan paling banyak, kehilangan lebih dari seperempat pengirimannya.

Samsung berada di urutan kedua, seperti pada tahun 2021, tetapi selisihnya turun dari 10 juta unit menjadi 1 juta unit yang dikirimkan.

Vivo juga lebih dekat di urutan ketiga, penjualannya sebagian besar tetap datar dari tahun ke tahun.

Oppo adalah satu-satunya di 5 besar yang mencatat lebih banyak penjualan pada tahun 2022 dibandingkan pada tahun 2021, membantunya menyalip merek saudaranya Realme untuk posisi keempat.

Baca Juga: Top 5 Indonesia Q1-2022, IDC Sebut Pasar Smartphone Anjlok

Canalys mengatakan Oppo dan Vivo berutang kinerja yang lebih positif untuk operasi yang lebih sukses melalui musim perayaan yang lancar di India.

Fokus mereka pada saluran offline membantu mereka menghindari berbagi nasib dengan orang lain karena e-niaga mendapat pukulan terbesar.

Analis berpendapat bahwa tahun 2023 akan menjadi tahun yang berjalan lambat karena krisis ekonomi global yang semakin dalam, namun pada tahun 2024, pasar India akan kembali tumbuh.