Prancis Jatuhkan Denda ke TikTok Sebesar Rp82 Miliar, Ini Penyebabnya

TikTok kena denda.
TikTok kena denda.

Selular.ID – Prancis menjatuhkan sanksi denda kepada aplikasi video singkat TikTok sebesar 5 juta euro atau sekitar Rp82 miliar.

Denda tersebut karena TikTok tidak mampu melakukan pelacakan daring yang atau yang orang kenal sebagai “Cookie.”

Pengawas perlindungan data Prancis CNIL mengatakan bahwa penyelidikannya hanya menyangkut situs web tiktok.com bukan aplikasi ponsel pintar.

Pasalnya layanan yang jauh lebih banyak orang gunakan di ponsel pintar.

TONTON JUGA:

Dari penyelidikan itu, CNIL menemukan bagi pengguna tiktok.com, menolak pelacak daring tidak semudah menerimanya.

Selain itu, otoritas juga menemukan bahwa pengguna internet tidak cukup mendapat informasi tentang penggunaan cookie oleh TikTok.

Baca juga: Aplikasi Twitter Bakal Meniru Fitur TikTok, Ini Kata Elon Musk

“Temuan ini terkait dengan praktik sebelumnya yang kami tangani tahun lalu,” kata juru bicara TikTok seperti mengutip Reuters, Minggu (15/1/2023).

“Termasuk mempermudah penolakan cookie yang tidak penting dan memberikan informasi tambahan tentang tujuan cookie tertentu,” sambungnya.

Baca juga: Bikin Anak-anak Kecanduan, YouTube dan TikTok Digugat

Menurut perusahaan milik ByteDance ini, masalah itu telah mereka tangani.

“CNIL menyoroti kerja sama kami selama penyelidikan. Privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama TikTok,” tambah juru bicara itu.

Baca juga: Usai Amerika Serikat, Giliran Uni Eropa Soroti Kebijakan TikTok

Di bawah aturan Uni Eropa (UE), situs web harus dengan jelas meminta persetujuan sebelumnya dari pengguna internet untuk setiap penggunaan cookie.

Cookie ini merupakan potongan kecil data yang tersimpan saat bernavigasi di web.

Menurut aturan UE juga, mereka harus membuatnya mudah bagi pengguna untuk menolak.

Baca juga: Sejumlah Vendor Asal China Kena Imbas AS Melarang Aplikasi TikTok, Kok Bisa?