Sabtu, 22 Juni 2024
Selular.ID -

Ini Alasan Game Dota 2 Tidak Populer di Jepang

BACA JUGA

Selular.ID – Game PC yang bergenre MOBA, Dota 2 meskipun game lawas tapi kepopulerannya terasa hingga saat ini, namun tidak untuk negara Jepang.

Dota 2 adalah game yang sudah hadir sekitar hampir mencapai 1 dekade di Industry game. Dan hingga saat ini kepopulerannya dari tahun ketahun semakin tinggi.

Meskipun di Indonesia game ini bisa dibilang masih kalah karena masyarakat lebih condong ke game MOBA di perangkat smartphone, tapi Dota 2 populer di negara berbagai benua.

Bukan hanya itu, terlihat juga dari dengan banyaknya turnamen kelas dunia yang membuat game ini makin populer.

Serta ekosistemnya yang juga hampir merata bagi seluruh lapisan negara yang ada di dunia, tapi tidak dengan jepang.

Di negara yang berjuluk Matahari Terbit ini tidak sepopuler atau kurang peminatnya dari masyarakatnya itu sendiri.

Jepang adalah negara yang cukup terkenal dari segala sisi, baik olahraga fisik ataupun esportnya. Maka dari itu di negara ini untuk game Dota 2 tidak populer serasa ganjal.

Berbeda dengan Indonesia, meskipun Dota 2 masih kalah dengan game MOBA di perangkat smartphone namun masih banyak juga pemain yang tetap setia bermain Dota 2.

Karena pro-player Indonesia untuk divisi game Dota 2 juga masih terbilang cukup banyak dan juga masih mengikuti kompetisi-kompetisi.

Mengutip dari Revival TV yang di ambil data juga dari seorang content creator Team Alliance asal Jepang, Xiinya membeberkan hal kenapa Dota 2 jarang peminatnya di Jepang.

Xiinya menjelaskan ini melalui unggahan Instagram Story-nya yang dimuat beberapa hari yang lalu, dan ia berujar bahwa ada 4 faktor penyebabnya. Diantaranya,

  • Game Dota 2 tidak diterjemahkan secara penuh ke dalam Bahasa Jepang.
  • Game ini tidak sepenuhnya masuk ke Jepang, malaupun memiliki server Jepang, tapi itu di isi oleh pemain dari negara Rusia.
  • Orang Jepang sangat sibuk untuk mempelajari game baru, karena banyak memilih bekerja jadi tidak ada waktu untuk itu.
  • Sejalan dengan nomor 1, di Jepang, mempelajari Bahasa lain seperti Bahasa Inggris itu terasa sangat sulit.

Dan lain dari pada itu, Jika di Indonesia masih mempunyai tim Dota 2 seperti BOOM Esport, nyatanya di Jepang sudah tidak ada.

3 tahun lalu mungkin masih ada, tapi sekarang sudah tiada karena kurangnya dukungan dan sponsor jadi banyak yang memutuskan untuk membubarkan tim divisi Dota 2.

Baca juga : Masih Ramaikah Pemain Game DOTA 2?

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU

Realme GT 6 Ada Versi Murahnya!