Vidio Laporkan Penyedia STB Welhome Terkait Pembajakan Logo dan Konten

Daftar STB harga di bawah Rp200 ribuan.
Daftar STB harga di bawah Rp200 ribuan.

Selular.ID – PT Vidio Dot Com atau Vidio laporkan penyedia Set Top Box (STB) dengan merek dagang Welhome kepada Kepolisian Daerah Banten.

Tindakan Vidio yang telah mereka lakukan sejak bulan September 2022 lalu ini merupakan upaya-nya memberantas dan menindak upaya pembajakan.

Vidio melaporkan penyedia STB Welhome atas tuduhan pencatutan logo dan konten, tanpa adanya landasan perjanjian kerjasama.

Laporan pengaduan ini telah pihak Kepolisian terima pada tanggal 8 September 2022, yang berlanjut dengan proses penyidikan dan penggeledahan di pabrik STB Welhome.

TONTON JUGA:

Berangkat dari hasil penyidikan dan penggeledahan yang telah aparat lakukan, perkara Vidio dengan STB Welhome telah bergulir menjadi penetapan tersangka.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Nomor B.18/237/XI/RES.2.1./2022/Ditreskrimsus yang terbit pada tanggal 18 November 2022, gelar penetapan tersangka ini berlanjut upaya pemeriksaan secara intensif.

Baca juga: Gary Bowser Dihukum 40 Bulan Penjara Setelah Pembajakan Nintendo Switch

Memuncak pada tanggal 22 November 2022 lalu, sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan No. B.18/241/XI/RES.2.1./2022/Ditreskrimsus, pihak Kepolisian Daerah Banten-pun lebih lanjut melakukan penangkapan dan penahanan atas salah seorang Direktur STB Welhome, yang berinisial ZW.

Berdasarkan pemaparan oleh kuasa hukum Vidio, Ebeneser Ginting S.H dari Kantor Pengacara Ginting & Associates, perkara pidana oleh STB Welhome ini telah melanggar ketentuan perundang-undangan yang terdapat pada UU ITE : Pasal 48 ayat (1) jo Pasal 32 ayat (1), Pasal 50 jo Pasal 34 ayat (1), UU Hak Cipta : Pasal 113 ayat (4) jo Pasal 9 ayat (3), serta UU Merek dan Indikasi Geografis : Pasal 100 ayat (1) – (2), Pasal 102.

Sehubungan dengan perkembangan kasus ini, Ebeneser Ginting S.H. selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Vidio memberikan keterangannya.

“Upaya penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh Subdit 1 Indag Krimsus Polda Banten sesuai dengan hukum acara pidana,” ujarnya.

“Penindakan atas kejahatan yang termuat dalam UU HAKI, UU ITE, dan UU Merek dan Indikasi Geografi, serta turunan-nya juga merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang konkrit.”

“Penting juga kami sampaikan agar kasus pelanggaran hukum ini dapat menjadi pelajaran bagi oknum serupa lain-nya yang berupaya mencari keuntungan secara ilegal dengan melakukan pembajakan konten, karena dapat dikenakan sanksi dan ancaman hukum,” sambungnya.

Baca juga: Cara Aktifkan Paket Nonton Piala Dunia 2022 di Indihome TV, Semua Pertandingan Ada