Rabu, 19 Juni 2024
Selular.ID -

Sudah Saatnya Masyarakat Beralih Ke Kendaraan Listrik di 2023

BACA JUGA

Selular.ID – Jika melihat maraknya penggunaan kendaraan listrik atau Electic Vehicle serta banyaknya peraturan pemerintah mengenai itu, apakah ditahun 2023 harus beralih ke kendaraan berbasis listrik itu ?

Ditahun ini, produsen kendaraan mulai juga banyak memproduksi Electric Vehicle yang mulai digemari oleh masyarakat khususnya di Indonesia.

Jika melansir dari Otto driver melalui data yang dibagikan oleh Kementerian Perhubungan di Bulan Juli 2022.

Ada sebanyak 22.671 unit kendaraan listrik yang mempunyai Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).

Data ini meningkat dengan jumlah yang ada pada bulan Maret hanya mencapai 16.060 unit kendaraan listrik.

Kemungkinan untuk data akhir-akhir ini kemungkinan penggunaan kendaraan listrik juga ikut naik.

Pasalnya pada saat hajatan besar yang belum lama dilaksanakan di Indonesia yaitu KTT G20, untuk seluruh tamu undangan saja menggunakan kendaraan listrik.

Menjadikan juga kendaraan listrik ini menjadi primadona bagi para masyarakat, apalagi di tambah bekas pemakaian kendaraan listrik di KTT G20 tersebut dijual kembali namun dengan harga yang miring.

Bukan hanya itu, pemerintah juga mencanangkan bahwa di tahun depan siapapun yang ingin membeli kendaraan listrik akan dijadikan sebagai barang subsidi.

Artinya kendaraan listrik baik itu motor maupun mobil akan dijual dengan harga yang sangat murah.

Pemerintah secara halus memang seperti mendukung masyarakat untuk beralih dari kendaraan yang beremisi untuk beralih ke kendaraan listik.

Jadi apakah kita memang harus beralih ke kendaraan yang berbasis listrik ini?

Jika melihat manfaatnya, apabila kendaraan listrik ini sudah di pergunakan secara luas berimpact besar bagi lingkungan.

Contohnya seperti, cadangan nikel besar yang dimiliki oleh Indonesia bisa dimanfaatkan kembali dengan baik, lalu untuk subsidi BBM sudah pasti akan ikut berkurang.

Bukan hanya itu, di tahun depan juga perusahaan kendaraan listrik ini memang akan lebih banyak memproduksi dari pada tahun ini.

Contoh saja dari Entitas Grup PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) optimistis bisnis motor listrik akan melaju pada tahun depan.

Yang melalui anak perusahaannya yaitu Volta, NFCX akan menggenjot produksi 100.000 motor listrik pada tahun depan.

Lain lagi perusahaan otomotif yang sudah lama berkecimpung di pasar Indonesia Hyundai belum lama ini malah ingin membangun pabrik dan memproduksi baterai untuk kendaraan listrik di Indonesia.

Sejalan dengan itu wook yang menaungi perusahaan aksesoris Smartphone yaitu Robot dan Vivan, di tahun depan juga membuat gebrakan akan membuat power bank khusus untuk kendaraan listrik.

Dan juga di tambah untuk tempat pengisian daya nya ini juga sudah mulai banyak bermunculan.

Menjadikan di tahun depan ekosistem yang dibangun untuk kendaraan listrik ini semakin berkembang pesat, bukan hanya dari sisi banyaknya produksinya tapi juga untuk masalah pengisian dayanya juga sudah terpikirkan dan mencoba di ratakan ke banyak wilayah.

Jadi di tahun 2023 juga jika seluruh masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik sudah tidak takut lagi dengan ekosistem yang ada.

Memang serasa sejalan dengan apa yang sudah terjadi di tahun ini harga BBM makin membumbung tinggi, sudah saatnya beralih ke kendaraan listrik selain hemat di biaya tidak mengisi BBM lagi juga bermanfaat besar bagi lingkungan.

Baca juga : Canalys: 4,2 Juta Unit Kendaraan Listrik Global Q-2 2022 Terjual, BYD Kalahkan Tesla

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU