Telkom: Starlink Untuk Segmen Korporasi

Starlink
Starlink

Selular.ID – Sejak pertengahan tahun lalu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sudah mengkaji kehadiran Starlink di Indonesia.

Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari SpaceX (induk usaha Starlink) maupun Kemenkominfo.

Bila ditinjau dari peta penyebaran layanan Starlink melalui situs resmi, diketahui wilayah Indonesia berstatus “Coming Soon” yang artinya segera hadir di nusantara.

Dari peta itu juga diketahui bahwa rencananya SpaceX akan membangun 25 gateway stasiun bumi di Indonesia, beberapa di antaranya bekerja sama dengan Telkomsat, anak usaha milik PT Telkom Indonesia Tbk.

Setelah mendapat restu dari pemerintah Filipina pada Mei 2022, kabar kehadiran layanan internet satelit milik Elon Musk itu di Indonesia kembali mencuat.

Baca Juga: Efektifkah Apabila Starlink Masuk Ke Indonesia

Selular.ID pun menjangkau Telkom guna mengetahui update terbaru mengenai kerjasama dengan Starlink.

Tanpa memberi rincian berarti, AVP External Corporate Communications Telkom Sabri Rasyid mengatakan bahwa perusahaannya menyambut kehadiran Starlink sebagai complement untuk segmen pasar korporasi.

“TelkomGroup melihat dan menyambut kehadiran Starlink sebagai complement terhadap layanan bisnis telekomunikasi broadband di Indonesia yang juga dapat mendukung percepatan penetrasi/ pemerataan layanan telekomunikasi di Indonesia, khususnya untuk segmen pasar korporasi,” ungkap Rasyid kepada Selular.ID, Selasa (31/5/2022).

Rasyid menegaskan bahwa kerjasama yang baik antara Telkom, Starlink, dan Kominfo, mutlak dilakukan.

“Mengingat peluang pasar yang ada, maka diperlukan orkestrasi dan kerjasama yang baik dengan SpaceX selaku pemilik layanan Starlink, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah, dalam hal ini Kominfo,” paparnya.

Baca Juga: Internet Starlink Segera Masuk Indonesia, Kominfo: Sudah Ada Pembicaraan

Sebelumnya, menanggapi kehadiran Starlink di Indonesia, XL Axiata dan Indosat Ooredoo Hutchison mempunyai pandangan berbeda.

Kepada Selular.ID, Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih berharap Starlink bisa menjadi alternatif layanan broadband di daerah rural.

“Salah satu hal yang dapat menjadi poin kerjasama adalah terkait pemanfaatan Starlink sebagai salah satu alternatif solusi backhaul broadband service dan atau layanan mobile broadband di wilayah un-served dan wilayah lainnya yang secara kontur sulit dibangun secara terresterial untuk pemerataan konektivitas di wilayah Indonesia,” tulis Triwahyuningsih melalui pesan singkat, Selasa (31/5/2022).

Baca Juga: Internet Starlink Berencana Masuk Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison Sebut Persaingan Makin Kompetitif

Sementara itu, SVP-Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang menyatakan kehadiran Starlink akan menambah persaingan baru.

“Persaingan akan makin kompetitif dan tentu makin membuat semuanya menjadi inovatif,” ungkap Steve saat ditemui Selular ID, Selasa (31/5/2022).

Dari pernyataan tiga operator di atas, bisa dipastikan kehadiran layanan internet satelit Starlink di tanah air tinggal menunggu waktu.

Hanya saja, bagaimana model bisnis Starlink di Indonesia, hingga kini belum diungkap.

Baca Juga: Sambut Baik Kehadiran Starlink di Indonesia, XL Axiata Pelajari Potensi Kerja Sama