Studi: Wearable Device Payah Lacak Kalori

Garmin

Selular.ID – Dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada Januari tahun ini, para peneliti mencoba mengevaluasi kegunaan wearable device di pergelangan tangan untuk melacak pengeluaran energi dan detak jantung.

Apple Watch Series 6, Polar Vantage V, dan Fitbit Sense digunakan oleh 30 peserta pria dan wanita sehat yang terlibat dalam latihan beban, bersepeda, berlari, berjalan, dan bahkan duduk.

Sebagai perangkat referensi, tim menggunakan tali dada Polar H10 dan MetaMax 3B.

Dalam temuannya, sekelompok orang di Stronger by Science merangkumnya ke dalam tabel sederhana yang mengevaluasi akurasi, variabilitas, dan keandalan setiap perangkat.

Ternyata, semua perangkat sangat buruk dalam melacak kalori di hampir semua aktivitas.

Tidak hanya itu, tetapi penyimpangan rata-rata dari pengeluaran harian yang sebenarnya tidak dapat diprediksi dan sangat bervariasi sehingga membuat jam tangan tidak berguna untuk melacak kalori.

Itu karena pengguna tidak dapat melacak kemajuan dengan andal meskipun nilai absolut tidak aktif.

Tampaknya wearable device bahkan lebih tidak konsisten dengan individu yang memiliki pengeluaran energi lebih rendah dari rata-rata dan lebih tinggi dari rata-rata.

Baca Juga: 5 Smartwatch Harga Terjangkau, Penunjang Gaya Lebaranmu

Penelitian ini juga tampaknya sejalan dengan penelitian sebelumnya yang mencoba menilai kemampuan yang sama tetapi dengan perangkat yang dikenakan di pergelangan tangan yang berbeda.

Kabar baiknya adalah Apple Watch Series 6 cukup andal dalam melacak detak jantung di semua aktivitas.

Wearable device Polar Vantage V dan Fitbit Sense berfluktuasi tergantung pada olahraganya.

Jumlah langkah juga tampaknya tepat untuk semua perangkat yang terlibat dalam penelitian.

Baca Juga: Oppo Band Dapat Diandalkan Mengukur Saturasi Oksigen Darah

Pesan utama temuan ini, terlepas dari keterbatasannya, penelitian ini tampaknya sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa jam tangan pintar yang tersedia secara komersial dan pelacak kebugaran yang dikenakan di pergelangan tangan tidak memberikan pengukuran yang andal atas pengeluaran energi harian pengguna.

Selain itu, mereka sangat tidak bisa terukur.

Baca Juga: Fitbit Garap Cincin Pintar dengan Pelacak Oksigen Darah

Namun demikian, pelacakan detak jantung dan penghitungan langkah adalah fitur yang biasanya cukup berguna dan dapat diandalkan.

Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa smart wearable saja dapat memberikan dampak positif pada kehidupan kebugaran seseorang.

Orang yang menggunakan smart wearable cenderung meningkatkan aktivitas dan jumlah langkah secara keseluruhan.

Baca Juga: Cara Gunakan Smartband untuk Menurunkan Berat Badan