Snapdragon 8 Gen 1 Plus Gagal Meluncur Bulan Ini, Kenapa?

Snapdragon 8 Gen 1 Plus Meluncur Minggu Depan
Snapdragon 8 Gen 1 Plus Meluncur Minggu Depan

Selular.ID – Qualcomm dikabarkan akan meluncurkan chipset Snapdragon 8 Gen 1 plus bulan ini, tapi kemungkinan besar SoC tersebut akan hadir pada Q-2 2022.

Hal tersebut dikabarkan oleh leaker terpercaya DCS (Digital Chat Station), karena ia telah melihat kembalinya kasus epidemi yang hadir di wilayah Tiongkok.

“Mengapa saya tidak dapat melihat versi TSMC dari SM8475 titik berjalan sekarang Karena epidemi dan faktor lainnya, mesin pertama domestik akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini.” Tulisnya di weibo.

Badan negara Xinhua mengutip para pemimpin politik di negara Asia bahwa pelonggaran protokol kesahatan telah menyebabkan sejumlah besar infeksi.

Baca Juga: Ponsel Android Prosesor Qualcomm dan MediaTek, Mudah disusupi Peretas

Sudah terlihat, yang berdampak serius pada ekonomi dan perkembangan sosial kehidupan dan kesehatan masyarakat.

Menurut Stasiun Obrolan Digital, Lenovo dan Qualcomm memiliki “hubungan yang baik”, menunjukkan bahwa ponsel pertama dengan chip baru mungkin adalah Motorola Edge 30 Ultra.

Bagaimanapun, Edge 30 Pro diluncurkan di Cina sebagai Edge X30 adalah yang pertama dengan Snapdragon 8 Gen 1.

Selain itu banyak juga produsen smartphone yang sudah mengantre untuk menggunakan SoC terbaru dari Qualcomm yang cocok untuk perangkat Flagship.

Penggunaan nama “Snapdragon 8 Gen 1 (+) plus” masih sebatas saran, tetapi diharapkan GPU akan menerima peningkatan sementara CPU akan tetap sama dengan flagship saat ini.

Baca Juga: Galaxy Z Fold 4 dan Flip 4 Bakal Ditenagai Snapdragon 8 Gen 1 Plus

Menggunakan satu Cortex-X2 yang perkasa pada (hampir) 3 GHz, tiga lagi Unit kinerja Cortex-A710 dan empat inti Cortex-A510 untuk efisiensi.

Sebelumnya, CEO Intel juga sudah menegaskan bahwa krisis chipset akan berlanjut hingga 2024, dikarenakan permasalahan dari alat pengecor.

Karena, nantinya penyedia semikonduktor akan menggunakan alat yang baru dengan harga relatif mahal, tapi memiliki kualitas pengecoran yang baik.

Nantinya mesin dengan harga Rp.2.1 Trilliun itu akan menggunakan cermin sangat halus untuk membantu memfokuskan sinar ultraviolet dalam membentuk pola sirkuit ke wafer.

Maka dari itu, intel akan menjadi perusahaan pertama dengan pengecoran yang menggunakan mesin baru yang menaikkan bukaan numeriknya dari .33NA menjadi .55NA.