Dampak China Lockdown, Apple Alami Gangguan Produksi Hingga Q-3 2022

apple

Selular.ID Apple saat ini sedang alami kesulitan, lantaran dampak dari sistuasi lockdown di China. Maka dari itu produksi perangkat akan terganggu hingga Q-3 2022.

Sebenaranya kesulitan memenuhi produksi dengan baik, bukanlah hal yang aneh. Karena semua perusahaan sudah berjuang mengahadapinya sejak masalah keterbatasan chipset.

Sekarang Apple yang sedang mengalami gangguan produksi produk akibat penerapan sistem lockdown Kembali di China akibat kasus Covid-19 yang tinggi.

Permasalah ini diungkap langsung oleh CFO Apple Luca Maestri, bahwa Apple di China ikut terdampak lockdown, sehingga produksinya menjadi tidak maksimal.

Baca Juga: Apple Buka Self Service Repair Store, Bisa Perbaiki iPhone Sendiri

Semakin dipersulit lantaran permasalahan kelangkaan bahan semikonduktor yang tak kunjung usai.

Memasuki Q-2 2022, Apple tengah melaporkan bahwa Jumlah suplai atau pasokan unit produk Apple yang sudah diproduksi tidak sebanding dengan permintaan user.

Pada Q2 tahun ini juga Apple juga menjelaskan bahwa, kesulitan untuk memenuhi permintaan pembelian iPhone, iPad, dan Mac dari pembeli.

Apalagi kasus ini diprediksi bisa berlanjut di kuartal ketiga 2022, bahkan dengan keadaan yang semakin parah.

Baca Juga: Apple dan Samsung Siapkan Fitur Thermometer Untuk Smartwatch Terbaru

Perlu diketahui, bahwa produk yang sangat kesulitan untuk diproduksi dengan normal adalah iPad dan iMac denga seri tertinggi.

Laporan Q-2 bahwa Apple telah gagal memproduksi perangkat dengan baik pastinya berdampak pada penghasilan hingga bulan juni.

Ditambah, ungkapan pesimis dari CEO Apple, menjelaskan bahwa keadaan ini justru berdampak ke produksi Apple hingga Q3 2022.

Sebelumnya CEO Intel, sudah mengungkap bahwa kelangkaan chipset masih terus berlanjut yang sebelumnya hingga 2023, justru berpindak ke 2024.

Hal itu dikarenakan permasalahan baru dari proses pengecoran yang  membutuhkan alat yang sempurna untuk menghasilkan chipset berkualitas.

Mesin dengan nama litografi tersebut mampu menciptakan pola yang sangat kecil setara lebar rambut manusia, memudahkan produksi chip mutakhir.

Baca Juga: App Store Apple Akan Hapus Massal Aplikasi yang Tak Menerima Update dari Pengembangnya