Jumat, 14 Juni 2024
Selular.ID -

Scammer Kian Merajalela di Instagram dan Facebook, Begini Cara Menghindarinya!

BACA JUGA

Selular.ID – Sosial media masih menjadi sasaran empuk bagi para penjahat cyber. Menurut laporan terbaru dari FTC, tahun 2021 kemarin merupakan tahun penuh panen bagi para scammers. Badan tersebut mengatakan bahwa tahun lalu lebih dari 95.000 orang kehilangan $770 juta karena berhasil dicuri oleh scammers melalui platform media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Laporan tersebut tidak berspekulasi tentang mengapa ada peningkatan besar pada tahun 2021, tetapi mencatat bahwa laporan penipuan telah melonjak selama lima tahun terakhir.

Selain itu, seperti yang team Selular kutip dari Endgadget, (30/1/2021), dikatakan pula bahwa terjadi lonjakan sangat pesat dalam penipuan yang terkait dengan investasi cryptocurrency palsu. Mirisnya lagi, penipuan investasi menyumbang hampir $285 juta, lebih dari sepertiga dari $770 juta yang hilang tahun lalu.

Lebih lanjut, FTC juga melaporkan bahwa penipuan asmara juga naik ke rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Biasanya, penipuan ini berawal dari permintaan pertemanan yang datang dari orang asing, lalu obrolan manis, hingga berujung ke permintaan uang. Kasus penipuan terkait belanja online seperti barang tidak terkirm juga banyak terjadi di platform media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Baca Juga: Waduh! Ada Sekitar 5.000 Korban Investasi Bodong di Aplikasi YaGoal

“Lebih dari sepertiga orang yang mengatakan mereka kehilangan uang karena penipuan asmara online pada tahun 2021 mengatakan itu dimulai di Facebook atau Instagram,” tulis FTC, seperti yang dilansir dari Endgadget.

Lebih lanjut, FTC juga mengatakan bahwa Facebook dan Instagram adalah platform yang paling sering dikutip untuk laporan barang yang tidak terkirim, dengan dua aplikasi dikutip dalam 9 dari 10 laporan di mana sebuah layanan diidentifikasi.

“Kami menempatkan sumber daya yang signifikan untuk mengatasi penipuan dan penyalahgunaan semacam ini. Kami juga tidak hanya menangguhkan dan menghapus akun, Halaman, dan iklan. Kami mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang bertanggung jawab ketika kami bisa dan selalu mendorong orang untuk melaporkan perilaku ini ketika mereka melihatnya.” kata juru bicara Meta dalam sebuah pernyataan

FTC menyarankan kepada para pengguna media sosial agar tetap waspada terhadap setiap pesan yang meminta uang, terutama dalam bentuk cryptocurrency atau kartu hadiah. Selain itu, disarankan pula oleh FTC agar masyarakat menghindari untuk “klik” iklan tidak jelas yang muncul di plarform media sosial Instagram dan Facebook.

Baca Juga: Prediksi Serangan Siber di Kawasan Asia Tenggara, Pencurian Data Diperkirakan Kian Meningkat

Tonton juga video di bawah ini:

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU